Beranda News Bijak Memilih Informasi Saat Lebaran: Waspadai Misinformasi dan Disinformasi

Bijak Memilih Informasi Saat Lebaran: Waspadai Misinformasi dan Disinformasi

Publikbicara.com – Lebaran adalah momen yang penuh kebahagiaan dan kehangatan, di mana masyarakat saling bersilaturahmi dan berbagi kabar gembira.

Namun, di balik euforia tersebut, ada ancaman misinformasi, disinformasi, dan malinformasi yang dapat mengganggu keharmonisan sosial.

Deputi Bidang Diseminasi dan Media Informasi PCO, Noudhy Valdryno, mengingatkan bahwa maraknya penyebaran informasi yang tidak akurat dapat berdampak negatif, terutama di momen penting seperti Lebaran.

READ  Kritik Kebijakan Perdagangan: Said Abdullah Desak Langkah Konkret Pemerintah

“Momen Lebaran adalah waktu yang penuh dengan kegembiraan, tetapi di balik itu ada ancaman gangguan informasi yang mengintai. Jadi, kita harus lebih bijaksana dalam mengonsumsi informasi,” ujar Noudhy dalam keterangannya, Kamis (3/4/2025) kemarin.

Noudhy juga menegaskan bahwa semangat Lebaran harus menjadi momentum bagi masyarakat untuk semakin memperkokoh persatuan bangsa dan memperkuat solidaritas sosial, sebagaimana yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto.

“Seperti yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto, semangat Lebaran seyogianya menjadi momentum bagi kita untuk semakin memperkokoh persatuan bangsa dan memperkuat solidaritas sosial, bukan sebaliknya,” sambungnya.

READ  Korlantas Polri Ungkap Flag Off One Way Nasional Dimulai 6 April 2025: Berikut Ulasan Singkatnya

Untuk itu, masyarakat diimbau lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi, terutama di media sosial.

Mengecek sumber berita, memastikan kredibilitas informasi, dan tidak mudah terpancing oleh berita yang provokatif adalah langkah bijak dalam menghadapi arus informasi yang semakin deras.

Dengan sikap yang lebih cermat dalam memilah informasi, Lebaran tidak hanya menjadi momen perayaan, tetapi juga kesempatan untuk mempererat persaudaraan dan menjaga kedamaian di tengah masyarakat.***

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakKritik Kebijakan Perdagangan: Said Abdullah Desak Langkah Konkret Pemerintah
Artikulli tjetërPrabowo Dorong 8 Terobosan Besar Demi Masa Depan Anak Indonesia