Publikbicara.com – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian dengan berbagai program strategis.
Salah satu yang mendapat perhatian khusus adalah optimasi lahan rawa, yang kini dijalankan di sejumlah daerah, termasuk di Merauke, Papua Selatan.
Program ini mendapat respons positif dari kalangan petani. Mereka menilai bahwa upaya pemerintah dalam memanfaatkan lahan rawa telah membawa perubahan signifikan dalam pengelolaan pertanian.
Josefina Pareira, seorang petani dari Merauke, mengungkapkan bahwa sebelum adanya program ini, petani setempat kerap menghadapi tantangan besar, terutama dalam membuka sawah dan ketergantungan pada musim hujan untuk menanam.
“Dulu kami sangat bergantung pada cuaca, sehingga sulit memprediksi kapan waktu yang tepat untuk menanam.
Sekarang, dengan optimasi lahan rawa, pengelolaan lahan, terutama soal perairan, jadi jauh lebih mudah,” kata Josefina.
Program optimasi lahan rawa ini tak hanya membantu membuka akses ke lahan yang sebelumnya sulit diolah, tetapi juga memungkinkan para petani untuk lebih mandiri dalam mengelola sumber daya air, yang menjadi kunci dalam memastikan keberlanjutan pertanian di wilayah tersebut.
Petani kini lebih leluasa dalam menentukan waktu tanam tanpa harus khawatir soal musim.
Dengan dukungan teknologi dan pengelolaan yang lebih baik, optimasi lahan rawa ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian di Merauke dan daerah lain, serta mendukung ketahanan pangan nasional.
Kementerian Pertanian pun terus berkomitmen untuk melanjutkan program ini sebagai bagian dari strategi besar pengembangan sektor pertanian Indonesia.***
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow













