Beranda Daerah Balita Gizi Buruk Meninggal Dunia Kadesnya Cuek, Susilo Utomo: Jangan Pas Mau...

Balita Gizi Buruk Meninggal Dunia Kadesnya Cuek, Susilo Utomo: Jangan Pas Mau Dipilih saja Datang ke Warga

Bogor, Publikbicara.com – Salahsatu Penggiat Media Sosial Kabupaten Bogor, Susilo Utomo turut mengkritisi kinerja seorang kepala desa di wilayah Kecamatan Cigudeg yang terkesan cuek ketika ada warga sangat membutuhkan bantuan.

Hal itu, menyusul terkait adanya seorang Balita Pasien gizi buruk yang meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang yang luput dari perhatian pemerintah desa setempat.

“Seharusnya kepala Desa sebagai aparatur Pemerintahan tingkat pertama yang bersentuhan dengan masyarakat lebih peka dan memiliki rasa empati, apalagi jika tahu ada warganya yang sakit,” ungkap Susilo Utomo kepada wartawan pada, Senin (25/04/2022).

Baca Juga :  Operasi Petir: Penangkapan Epik Sembilan Penambang Emas Nakal oleh Tim Patroli Antam

Sosilo Utomo menyampaikan, biasanya di desa dibekali dengan kendaraan mobil Siaga Desa yang dapat dipergunakan dalam membantu warganya apalagi dalam keadaan darurat.

“Jika memang tidak mampu untuk diarahkan mengakses kemudahan fasilitas-fasilitas bantuan kesehatan yang Pemkab Bogor sediakan seperti Jamkesda,” katanya.

Dirinya sangat menyayangkan, ketika ada seorang kades yang terkesan minim soal tingkat kepedulian terhadap warganya, terlebih dalam kondisi warga tersebut sangat membutuhkan bantuan.

“Jadi kepala Desa itu tidak boleh cuek dan harus memiliki kepedulian tingkat tinggi, karena kepala Desa dipilih langsung oleh masyarakat, jangan pas mau dipilih saja datang ke warga minta dukungan, kalau memang ada indikasi kesengajaan dari kepala desa laporkan saja ke DPMD,” tegasnya.

Baca Juga :  Mencegah Microsleep di Perjalanan Mudik: Strategi Istirahat untuk Perjalanan yang Aman

Diberitakan sebelumnya, Seorang anak usia dibawah lima tahun (Balita) yang diduga menderita gizi buruk dan meningitis di Kampung Cisarua RT 01 RW 07, Desa Banyuresmi, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor dikabarkan meninggal dunia saat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang. Yang lebih memperihatinkan keluarga korban yang kurang mampu itu luput dari dari perhatian Pemerintah desa setempat. (Fex)

Artikulli paraprakBalita Gizi Buruk Meninggal Dunia Kadesnya Cuek, Pemcam Cigudeg Menyayangkan Minimnya Koordinasi
Artikulli tjetërMantan CEO Twitter Puji Elon Musk Telah Beli Perusahaannya