28.1 C
Bogor
Jumat, 4 Desember 2020

Rossi:Tidak Mau Berhenti Disaat Balapan Sedang Ditangguhkan

Berita Populer

Diduga Gara-gara Cas HP, Satu Rumah Terbakar di Leuwiliang

LEUWILIANG - Diduga Karena arus pendek aliran listrik satu rumah di Kampung Parungsinga RT 01/RW 07, Desa Karehkel Kecamatan...

Diduga Dendam Pribadi, Irsad Tewas Dibacok

GUNUNGSINDUR - Diduga dendam pribadi seorang pria Irsad (40) warga Kampung Kreo RT 02, RW 05 Desa Cibadung, Kecamatan...

Excavator Anjlok Dari Safeloader, Jalan Curugbitung Lumpuh

NANGGUNG - Jalan raya Curigbitung, Desa Curugbitung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua saja. Pasalnya,...

Picu Kerusakan Alam, Galian C di Rumpin Disegel KLHK

RUMPIN - Satgas Penegak Hukum LHK, Ditjen Penegakan Hukum LKH, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terus melakukan penyelidikan terkait...

Diduga Berhentikan Staf Desa Sepihak, Kades Cimulang Digugat

RANCABUNGUR - Pemberhentian perangkat desa yang dilakukan oleh Kepala Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor diduga melanggar Permandageri Nomor...
- Advertisement -

Jakarta – Valentino Rossi akan memutuskan masa depannya sebelum balapan MotoGP 2020 digeber. Ia menegaskan tidak mau berhenti di saat balapan sedang ditangguhkan.

Masa depan Rossi di dunia balap MotoGP memang tengah menjadi pembicaraan dalam beberapa bulan terakhir. Hal tersebut menyusul kontraknya yang tak diperpanjang tim Monster Energy Yamaha dan akan habis pada akhir musim 2020.

Dua opsi yang dikaitkan dengan The Doctor selepas dari Yamaha antara lain melanjutkan balapan dengan tim satelit, atau memutuskan pensiun. Dengan usianya yang telah mengincak 41 tahun, Rossi memang telah berada di penghujung kariernya.

- Advertisement -

Pada awalnya, Rossi hendak menentukan masa depannya setelah mengikuti lima atau enam perlombaan MotoGP 2020. Namun, pandemi virus Corona membuat gelaran race musim ini diundur dari jadwal dan sampai saat ini belum memulai balapan.

Akibat penundaan tersebut, MotoGP 2020 kabarnya baru bisa menggelar race pada paruh kedua di bulan Agustus. Hal tersebut membuat Rossi berubah pikiran dan bakal memutuskan kelangsungan kariernya sebelum dimulainya balapan musim ini.

“Masalahnya saat ini tidak ada balapan, jadi dengan berita seperti itu kami tak bisa membalap. Aku pikir aku harus memutuskannya sebelum race karena dalam situasi seperti sekarang kami baru bisa balapan di paruh kedua musim, jadi sekitar Agustus atau September, kami harus lakukan jika semuanya berjalan baik,” kata Rossi dalam sesi tanya jawab Yamaha, dikutip dari Crash.

- Advertisement -

“Meski demikian, aku harus membuat keputusan sebelumnya. Aku ingin bisa lanjut, tetapi aku memutuskan sesuatu di saat tidak adanya balapan,” dia menambahkan.

“Itu bukan cara terbaik untuk berhenti karena situasi sekarang ini, bisa jadi kami tak bisa menggelar perlombaan pada 2020. Lebih adil jika membuat kejuaraan lainnya dan mungkin berhenti pada akhir berikutnya. Aku berharap bisa terus membalap di 2021,” demikian kata Rossi.

Sumber:Detik.com

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

JBB Peduli, Santuni Puluhan Anak Yatim

CIBUNGBULANG - Sejumlah Wartawan yang tergabung dalam Jurnalis Bogor Barat (JBB) menggelar bakti sosial dengan membagikan santunan kepada puluhan...

Pakar Imunisasi : Minta Masyarakat Indonesia Tiru Thailand Berhasil Putus Mata Rantai Covid-19

JAKARTA -- Pakar Imunisasi Elizabeth Jane Soepardi meminta masyarakat Indonesia mencontoh negara yang sudah berhasil memutus mata rantai penyebaran virus corona. "Ini sudah terbukti di...

Excavator Anjlok Dari Safeloader, Jalan Curugbitung Lumpuh

NANGGUNG - Jalan raya Curigbitung, Desa Curugbitung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua saja. Pasalnya, Alat berat excavator itu anjlok...

Ketum NasDem Negatif Covid-19 Setelah dirawat di RSPAD

JAKARTA -- Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (SP) sudah dinyatakan negatif Covid-19 setelah menjalani perawatan Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto,...

Kepala DPKPP Mangkir Dalam Sidang Kasus OTT, Reaktif Covid kah?

BOGOR-Sidang lanjutan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor yang dilakukan tanggal 3 Maret 2020 oleh...

Berita Terkait
publikbicara.com