Beranda Daerah Alhamdulillah, 51 Tenaga Medis di RSUD Bogor Yang Sudah Tes Swab Hasilnya...

Alhamdulillah, 51 Tenaga Medis di RSUD Bogor Yang Sudah Tes Swab Hasilnya Negatif

Jakarta — Lima puluh satu tenaga kesehatan yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor dinyatakan negatif virus corona (Covid-19) lewat tes swab pada Jumat (25/4) malam.

“Total swab 51 tenaga kesehatan hasilnya sudah keluar semua, dan Alhamdulillah semuanya negatif,” kata Direktur Utama RSUD Kota Bogor Ilham Chaidir saat dikonfirmasi, Sabtu (26/4).

Sebelumnya, 51 tenaga kesehatan tersebut sempat mendapatkan hasil positif ketika mengikuti pemeriksaan rapid test. Mereka kemudian menjalani isolasi mandiri di salah satu Hotel yang telah difasilitasi oleh Pemerintah Kota Bogor.

Pada Rabu (22/4), ke-51 tenaga medis menjalani test Polymerase Chain Reaction swab dan hasilnya diperiksa oleh laboratorium Collaborative Research Center milik Institut Pertanian Bogor (IPB).

Baca Juga :  Menuju Perubahan: Bakal Calon Bupati Bogor Jaro Ade Ungkap Visi Misi dalam Dialog Hebat Partai Demokrat!

Usai hasil tes PCR keluar, Ilham berharap puluhan tenaga kesehatan tersebut dapat segera kembali bertugas.

“Mereka akan kembali masuk kerja karena kita kekurangan tenaga medis,” lanjut Ilham.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno kembali menegaskan jika rapid test tidak untuk menentukan diagnosis, tetapi untuk tracing dan dasar keputusan pemeriksaan lebih lanjut.

“Jadi memang rapid test itu kan bukan untuk diagnosis ya, pemastiannya PCR,” kata Sri Nowo ketika dikontak Sabtu (25/4).
Tes PCR, 51 Tenaga Medis Bogor Dinyatakan Negatif Corona

Terkait indikasi positif para tenaga medis, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat Berli Hamdani meminta masyarakat yang berobat ke rumah sakit dan fasilitas kesehatan untuk jujur dengan menyampaikan segala sesuatunya kepada petugas yang memeriksa.

Baca Juga :  Terduga Pengedar Narkoba Berhasil Dibekuk Polsek Bojonggede, Modusnya Jualan Nasi!

Hal ini untuk mencegah terulangnya tenaga medis yang tertular virus corona.

“(Jujur) termasuk riwayat perjalanan dan pernah atau tidak pernah melakukan kontak dengan yang diketahui positif Covid-19,” kata Berli, Jumat (24/4).

Hingga Sabtu ini jumlah pasien positif corona di Bogor tercatat 77 kasus. Dari angka itu, 12 orang meninggal dunia dan tujuh dinyatakan sembuh. Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat sejumlah 158 kasus, diantaranya 27 meninggal dunia dan 80 orang telah pulih.

Sementara itu, data secara nasional angka kasus Covid-19 per Kamis (25/4) mencapai 8.211 kasus, 689 diantaranya dinyatakan meninggal dunia dan 1.002 dinyatakan sembuh.

Sumber:Cnn Indonesia

Artikulli paraprakJokowi dan Trump Berusaha Atasi Kurangnya Alkes dan APD Untuk Tenaga Medis
Artikulli tjetërKomunitas Goprak Bike Adventure Bagikan Seribu Masker ke Warga Ciseeng