23.9 C
Bogor
Rabu, 25 November 2020

PSBB di Kabupaten Bogor Berlangsung, Petugas di Parung Amankan Gay dari Jakarta

Berita Populer

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...

Mantan Sekdis Mampir Dulu Ke Kantor DPKPP Sebelum Pulang Kerumah

BOGOR - Senin pagi (23/11) terlihat beberapa anggota keluarga dan Kuasa Hukum mantan sekretaris DPKPP, Iryanto yang sudah 9...

LBH Bara JP Yakin Kliennya Tidak Terlibat Dalam Kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor.

BOGOR-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) yang dikomandoi oleh Dinalara Darmawati Butarbutar dan beranggotakan Roynald...

Hendak Nyalip, Satu Pengendara Motor Tewas Ditempat

LEUWISADENG - Hendak menyalip sebuah motor mengalami kecelakaan dengan bus Damri di jalan raya Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng pada pukul...

Puluhan Ibu-Ibu Datangi Kantor Desa Banyuwangi Pertanyakan BST

CIGUDEG - Puluhan warga keluarga penerima manfaat (KPM) yang didominasi kaum Ibu-ibu datangi kantor Desa Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg, pertanyakan...
- Advertisement -

Parung-Ditengah pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Bogor, masih ada wisatawan yang berwisata pada malam hari di tempat wisata pemandian air panas gunung panjang, Kampung Kandang RT 01, RW 05 Desa Cogreg Kecamatan Parung. Minggu dini hari (19/4).

Hal itu pun membuat warga resah pasalnya para wisatawan itu merupakan komunitas LGBT yang berwisata di pemandian air panas gunung Panjang.

Mendapatkan laporan dari warga yang resah satuan Pol PP Kecamatan Parung bersama Muspika Parung mengamankan 16 orang yang semuanya laki laki.

- Advertisement -

“Unsur muspika bersama dengan ketua RT dan karang taruna desa melakukan penertiban pada hari minggu 19 April
01.59 wib. Dengan mengamankan wisatawan dan menutup/menyegel lokasi wisata Gn Panjang,”kata Camat Parung Yudi Sudarso kepada Wartawan, kemarin.

Camat mengatakan, wisatawan yang diamankan berjumlah 16 orang diduga adalah kaum gay (LGBT) dari jakarta dan Tanggerang yang melakukan kegiatan komunitasnya di lokasi wisata gung Panjang,”kata Camat.

Lanjut Camat Parung para wisatawan itu dibawa ke kantor kecamatan karena khawatir warga terpancing emosinya dan diadakan pemeriksaan dan pembuatan BA dan surat pernyataan.

- Advertisement -

“Selanjutnya sebanyak 16 orang dipulangkan setelah membuat surat pernyataan dan diancam apabila suatu waktu kembali ke lokasi, khususnya di wilayah parung, akan diproses sesuai hukum yang berlaku atau mungkin tidak akan terkendalinya tindakan masyarakat kepada mereka,”pungkasnya.

(Cep Rendra)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Diduga Oknum Pegawai Bank Keliling Mengaku Wartawan Resahkan Warga Cemplang

CIBUNGBULANG - Perbuatan meresahkan warga di Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang diduga dilakukan oleh oknum pegawai bank keliling berinisial H,...

FHUI Latih Empat Desa Tentang Hukum

BOGOR - Bekerjasama dengan desa se-Kecamatan Rancabungur, Tim Pengabdi Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) menggelar pelatihan perencanaan peraturan desa tentang penanggulangan corona virus disease atau...

AS Akan Bantu RI Dalam Pengadaan Vaksin Covid-19

JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan Amerika Serikat (AS) bersedia membantu Indonesia dalam kerja sama pengadaan vaksin...

Iuran BPJS kesehatan Bakal Disesuaikan Seiring Diberlakukan Kelas Standar Pada 2021

Jakarta - Iuran BPJS Kesehatan akan mengalami penyesuaian seiring dengan kelas standar yang akan diberlakukan pada 2022. Saat ini pemerintah sedang merancang jaminan kesehatan...

Jota Memperingan Kerja Trio Firmansah

Liverpool - Mohamed Salah tak menganggap Diogo Jota sebagai pesaing. Bagi Salah, kehadiran Jota memperingan kerja trio Firmansah. Tak dipungkir kalau trio Roberto Firmino, Sadio...

Berita Terkait
publikbicara.com