Beranda Daerah Cegah Corona, Angkot di Bogor Disemprot Disinfektan dan Supir Dikasih Beras

Cegah Corona, Angkot di Bogor Disemprot Disinfektan dan Supir Dikasih Beras

Bogor-Sopir angkot menjadi bagian yang terdampak langsung pandemi virus corona atau covid-19. Di Kota Bogor, setengah dari jumlah populasi angkot memilih tak dulu mengaspal.

Mereka kehilangan penumpang karena pelajar dan para karyawan tak lagi berangkat kerja atau sekolah.

Kondisi ini tentu sangat sulit bagi para sopir, karena mereka tetap harus memenuhi kebutuhan hidupnya dan keluarga.

Meski terbilang sepi, masih ada sopir angkot yang tetap mengaspal untuk mengais rezeki. Mereka yang mengaspal juga tak luput dari perhatian Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor.

Baca Juga :  Kisah Pilu Bocah Kelaparan di Bojonggede: Seruan Perubahan dari Ketua DPRD Kabupaten Bogor

Angkot yang masih mengaspal disemprot cairan disinfektan untuk mencegah penularan virus corona. Tak hanya itu, para sopir juga dicek suhu tubuhnya untuk memastikan kondisi kesehatan mereka.

Penyemprotan ini dilakukan di sejumlah titik dengan mengerahkan puluhan anggota Dishub. Di antaranya di kawasan Sukasari dan Jalan Pajajaran Kota Bogor, Selasa (7/4).

Kepala Dishub Kota Bogor, Eko Prabowo mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah lanjutan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona

Di samping penyemprotan disinfektan dan sosialisasi covid-19, Dishub juga membagikan sejumlah beras kepada para supir angkot. Bantuan ini diharapkan bisa meringankan mereka yanh terkena imbas corona.

Baca Juga :  Tanpa Perikemanusiaan, Masjid Fatimah az-Zahra di Palestina Diserang Israel, 10 Anak-anak Jadi Korban

“Ini langkah kecil Dishub sebagai pemantik bagi donatur lainnya untuk berbuat sama seperti Dishub, membantu saudara saudara kita yang kurang beruntung akibat terkena imbas covid-19,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang sopir angkot, Maman menceritakan, saat ini jumlah penumpang sangat sepi. Sekali tarikan, hanya ada tiga sampai empat penumpang. Berbanding terbalik dengan hari-hari biasa sebelum corona menyerang.

“Tapi angkot ini harus setoran, jadi saya nari aja walauoun sepi,” pungkasnya.

Sumber:Metropolitan

Artikulli paraprakYuni Shara Setuju Dengan Pemerintah Untuk Gunakan Masker Saat Keluar Rumah
Artikulli tjetërGojek Menyetujui PSBB Yang Ditentukan Kemenkes