Beranda Internasional 10 WNI di Evakuasi di RS Gandhi, Khawatir Corona

10 WNI di Evakuasi di RS Gandhi, Khawatir Corona

Jakarta — Sebanyak 10 warga Indonesia dan tiga warga India dievakuasi ke Rumah Sakit Gandhi setelah dicurigai terinfeksi virus corona (Covid-19), Senin (16/3).

Petugas medis dan kesehatan distrik Karimnagar, dokter G Sujatha, menuturkan belasan orang itu dievakuasi ke rumah sakit setelah salah satu WNI menunjukkan gejala terinfeksi Covid-19.

Dikutip dari New Indian Express, 10 WNI tersebut merupakan anggota organisasi Islam. Mereka melakukan perjalanan dari New Delhi dan tiba di Karimnagar sejak Sabtu akhir pekan lalu.

Pejabat kepolisian Karimnagar menuturkan sepuluh WNI itu tinggal di sebuah masjid selama berada di distrik tersebut. Rombongan WNI itu dikabarkan didampingi oleh tiga warga India

Baca Juga :  Jurusan Kuliah Apa yang Cocok Untuk Anak Lulusan SMK?  Berikut Penjelasannya

Kepolisian sempat mengamankan sepuluh WNI dan tiga warga India tersebut karena pemerintah India tengah memberlakukan pembatasan kedatangan internasional di tengah merebaknya pandemi corona.

Kepolisian dilaporkan menemui sepuluh WNI itu pada Minggu (15/3).

Sementara itu, Duta Besar RI untuk India, Sidharto Suryodipuro, menuturkan KBRI New Delhi belum bisa mengonfirmasi laporan terkait 10 WNI tersebut. “Sedang dicek,” kata Sidharto saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com melalui pesan instan.

Baca Juga :  Belasan Anak Laki - laki di Jambi Diduga Jadi Korban Pelecehan Ibu Rumah Tangga

Sejauh ini, India tercatat memiliki 129 kasus virus corona dengan 2 kematian. Pemerintah India memang telah membatasi kedatangan internasional dari sejumlah negara demi mencegah penyebaran corona.

Pada akhir Februari lalu, Direktorat Jenderal Penerbangan Komersial (DGCA) telah menerapkan kebijakan untuk memindai (screening) penumpang pesawat dari 10 negara, termasuk Indonesia.

DCGA memaparkan seluruh maskapai penerbangan yang melayani rute dari 10 negara tersebut menuju India juga harus memberitahukan dan mengingatkan para penumpangnya soal pemindaian sebelum tiba di bandara tujuan. (rds/dea)

Sumber:Cnn Indonesia

Artikulli paraprakWahidin Halim : Pasien yang Terkena Virus Corona ada 5 Orang di Banten
Artikulli tjetërPuskemas Curug Gencar Sosialisasi Cegah Corona

Tinggalkan Balasan