Beranda Daerah Mahasiswa Unpam Dampingi UMKM Gipang 3 Bunda, Perkuat Manajemen Usaha dan Pemasaran...

Mahasiswa Unpam Dampingi UMKM Gipang 3 Bunda, Perkuat Manajemen Usaha dan Pemasaran Digital

Publikbicara.com – Mahasiswa Program Studi S1 Akuntansi Universitas Pamulang (Unpam) PSDKU Serang mendampingi UMKM Gipang 3 Bunda di Desa Bendungan, Kota Cilegon, Banten, untuk memperkuat manajemen usaha, membangun identitas produk, dan memperluas pemasaran melalui platform digital.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini menjadi upaya mendorong pelaku usaha kuliner tradisional agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus melestarikan gipang sebagai salah satu jajanan khas Banten.

UMKM milik Juhroh tersebut telah berdiri sejak 2007. Selama lebih dari 19 tahun, usaha ini memproduksi gipang dengan cita rasa manis, gurih, dan renyah, menggunakan bahan-bahan tanpa tambahan bahan pengawet sintetis.

Di tengah persaingan produk makanan yang semakin beragam, kualitas produk dinilai perlu diimbangi dengan pengelolaan keuangan yang tertib, kemasan menarik, serta strategi pemasaran yang sesuai dengan kebiasaan konsumen masa kini.

Edukasi Keuangan hingga Penguatan Merek

Dalam pendampingan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi mengenai manajemen keuangan sederhana, terutama pentingnya memisahkan uang pribadi dan uang usaha. Langkah ini membantu pelaku UMKM mengetahui kondisi keuangan bisnis secara lebih terukur, menghitung biaya produksi, serta mengevaluasi keuntungan untuk perencanaan usaha.

Pendampingan juga mencakup penguatan identitas produk melalui logo, kemasan, dan label yang informatif agar Gipang 3 Bunda lebih mudah dikenali konsumen.

Aspek keterbukaan informasi turut diperhatikan. Pendampingan pengelolaan keuangan tidak mengharuskan pemilik usaha membuka nominal pendapatan, keuntungan, maupun data keuangan internal yang bersifat pribadi.

Pemilik UMKM Gipang 3 Bunda, Juhroh, mengakui pemasaran digital menjadi salah satu tantangan dalam mengembangkan usahanya.

Meski telah memiliki akun media sosial, ia mengaku masih membutuhkan pengetahuan untuk mengelola akun tersebut dan menyusun materi promosi yang menarik.

Ia berharap pendampingan mahasiswa Unpam dapat membantu produknya dikenal lebih luas dan menjangkau konsumen di luar wilayah Cilegon.

READ  Timnas Indonesia Siap Hadapi Bahrain dan China di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Katalog Digital Buka Peluang Pasar Lebih Luas

Selain manajemen usaha, mahasiswa memberikan bimbingan praktis mengenai pembuatan konten promosi visual, pengelolaan media sosial, dan penyusunan katalog produk digital.

Katalog digital dapat memudahkan calon pembeli mengetahui informasi produk, varian, harga, serta cara pemesanan. Sementara itu, foto produk yang menarik dan konten yang menceritakan proses pembuatan gipang dapat menjadi sarana mengenalkan nilai budaya di balik jajanan tradisional tersebut.

Dosen pembimbing PKM, Ingga Maulana, S.Ak., M.Ak., menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi untuk mendukung promosi UMKM.

Menurutnya, pelaku usaha perlu mengembangkan konten dan desain promosi yang menarik agar produk lebih mudah ditemukan, dikenal, dan dipesan oleh konsumen melalui media digital.

Program ini dilaksanakan mahasiswa Akuntansi Unpam PSDKU Serang di bawah bimbingan dosen Iroh Rahmawati, S.E., M.Ak., dan Ingga Maulana, S.Ak., M.Ak.

Ketua pelaksana PKM, Ade Apandi, berharap kegiatan tersebut menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara mahasiswa dan pelaku UMKM, sehingga manfaatnya dapat dirasakan kedua belah pihak.

Menjaga Tradisi, Mengembangkan Usaha

Pendampingan Gipang 3 Bunda menunjukkan bahwa pengembangan UMKM tidak hanya bergantung pada kualitas produk, tetapi juga pada kemampuan mengelola keuangan, membangun merek, dan memanfaatkan teknologi pemasaran.

Bagi pelaku usaha, pencatatan keuangan yang teratur membantu pengambilan keputusan. Bagi konsumen, identitas produk dan informasi yang jelas meningkatkan kemudahan dalam mengenali serta membeli produk. Sementara itu, pemasaran digital membuka peluang bagi kuliner tradisional untuk menjangkau generasi muda dan pasar yang lebih luas.

Melalui kolaborasi perguruan tinggi dan pelaku usaha lokal, UMKM Gipang 3 Bunda diharapkan dapat terus berkembang tanpa kehilangan ciri khasnya. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari pelestarian kuliner tradisional Banten agar tetap dikenal dan diminati di tengah perubahan zaman.

READ  Penataan Alun-alun Empang Resmi Dimulai, Pemkot Bogor Siapkan Ruang Publik Bersejarah

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakBukan Sekadar Publikasi, Tito Minta Diskominfo Jadi Penggerak Strategi Komunikasi Pemerintah