Beranda Daerah HUT ke-81 TNI, Panglima Tekankan Profesionalisme dan Kepercayaan Rakyat

HUT ke-81 TNI, Panglima Tekankan Profesionalisme dan Kepercayaan Rakyat

Publikbicara.com – Kepercayaan masyarakat menjadi salah satu amanah yang harus terus dijaga Tentara Nasional Indonesia (TNI) di tengah dinamika lingkungan strategis dan perkembangan berbagai bentuk ancaman.

Pesan tersebut disampaikan Panglima TNI dalam sambutan yang dibacakan Komandan Korem (Danrem) 061/Suryakancana, Brigjen TNI Thomas Rajunio, pada upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Lapangan Upacara Kodim 0621/Kabupaten Bogor, Senin (5/10/2026).

Upacara mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Bogor Rudy Susmanto, Wakil Bupati Bogor, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, serta jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Dalam sambutannya, Panglima TNI menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit dan ASN TNI atas dedikasi, loyalitas, kerja keras, serta pengorbanan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Menurutnya, tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap TNI merupakan kehormatan sekaligus amanah. Karena itu, penguatan institusi TNI tidak cukup hanya melalui peningkatan kesejahteraan prajurit dan ASN serta modernisasi alat pertahanan.

Peningkatan kompetensi, kesiapan, dan profesionalisme prajurit juga menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan ke depan.

“Dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis, ketidakpastian global, perkembangan ruang informasi dan kognitif, serta berbagai ancaman terhadap keutuhan wilayah, TNI diminta tetap kokoh pada jati diri dan arah pengabdiannya,” kata Brigjen TNI Thomas Rajunio membacakan sambutan Panglima TNI.

Panglima TNI juga mengingatkan pentingnya penerapan lima nilai PRIMA, yakni Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif sebagai budaya dalam menjalankan tugas.

Kelima nilai tersebut diharapkan diterapkan secara konsisten oleh prajurit dan ASN TNI, sekaligus menjadi landasan dalam pengembangan kemampuan TNI untuk berpikir, bersikap, dan bertindak.

“Panglima TNI meminta seluruh prajurit dan ASN TNI menerapkan kelima nilai tersebut secara konsisten sehingga PRIMA menjadi arah pengembangan kemampuan TNI dalam berpikir, bersikap, dan bertindak, baik saat ini maupun di masa mendatang,” ujarnya.

READ  Kesal Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Ciherang Bentangkan Spanduk Protes di Tengah Jalan

Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menilai keberadaan TNI memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Bogor.

Rudy menyebut kolaborasi Pemkab Bogor bersama TNI telah dilakukan dalam berbagai sektor, mulai dari pembangunan infrastruktur, ketahanan pangan, penyediaan sarana air bersih, penanganan bencana, hingga pembangunan rumah tidak layak huni.

Kolaborasi juga mencakup sektor lingkungan, salah satunya pengolahan sampah di TPA Galuga melalui teknologi pirolisis bersama TNI Angkatan Darat.

Menurut Rudy, luas wilayah Kabupaten Bogor serta kompleksitas kebutuhan masyarakat membuat pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri. Kolaborasi dengan berbagai unsur, termasuk TNI, menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan pelayanan pembangunan.

“Tentunya, apa yang tidak bisa dijangkau sendiri oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, kita kolaborasikan bersama-sama dengan TNI,” tegas Rudy.(Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakKarang Taruna Kecamatan Cigudeg Gelar LKBB Transformasi, SMKS Jaya Buana Raih Juara Umum