Beranda Daerah Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Digelar di Bogor, Peternak Didorong Tingkatkan...

Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Digelar di Bogor, Peternak Didorong Tingkatkan Kualitas Ternak

Publikbicara.com – Upaya meningkatkan gairah peternakan rakyat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama Asosiasi Peternak dan Penggemar Sapi Indonesia (APPSI). Salah satunya melalui Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 yang digelar di Lapangan Panahan Gelora Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (3/10).

Kontes tersebut menjadi ajang bagi peternak dari berbagai daerah untuk menampilkan sapi unggulan sekaligus memacu peningkatan kualitas ternak yang mereka pelihara.

Ketua Panitia Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026, Mardi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin APPSI yang telah berdiri sejak 2019. Menurutnya, kontes tidak sebatas kompetisi sapi, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan kepada peternak yang terus mengembangkan usaha peternakan.

“Tujuan utamanya sebetulnya untuk membangkitkan dan menggairahkan peternakan nasional, khususnya peternak kecil. Sekaligus sebagai apresiasi bagi peternak yang selama ini memelihara sapi untuk menampilkan sapi-sapi terbaiknya,” kata Mardi.

Ia menyebut dukungan Pemkab Bogor turut memperkuat pelaksanaan kontes. Kolaborasi tersebut, kata dia, membuka ruang pertemuan antara pemerintah daerah dengan para pelaku peternakan untuk bersama-sama mendorong perkembangan sektor peternakan.

“Dukungan dari masyarakat Bogor luar biasa. Kebetulan support langsung penuh dari Bapak Bupati dan perangkatnya. Kami di-support semuanya,” ujarnya.

Pada penyelenggaraan tahun ini, terdapat 14 kelas yang dipertandingkan. Kategori tersebut antara lain kelas baby, pedet, calon indukan betina, sapi Bali, sapi Madura, serta kelas P0 hingga P3.

Kontes juga menghadirkan kategori khusus seperti Belgian Blue, sapi unik dan sapi tunggang.

Mardi mengatakan jumlah kelas pada kontes tahun ini mengalami penambahan sekitar dua hingga tiga kelas dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Penambahan tersebut membuat waktu pelaksanaan kontes menjadi lebih panjang.

“Kontes kali ini ada sekitar dua sampai tiga kelas lebih banyak dibandingkan sebelumnya. Karena kelasnya cukup banyak, maka membutuhkan durasi pelaksanaan yang lebih panjang,” jelasnya.

READ  1.120 Peserta Ramaikan Festival Mendongeng Suara Nusantara 2026 di Bogor

Bagi peternak, kontes tersebut dinilai tidak hanya menjadi tempat berkompetisi, tetapi juga dapat memacu peningkatan kualitas sapi. Salah satunya disampaikan Purwadi, warga Sentul yang mengelola peternakan Mitra Tani Farm di Klapanunggal, Cileungsi.

Menurut Purwadi, keberadaan kontes dapat mendorong peternak menghasilkan sapi dengan ukuran dan kualitas yang semakin baik.

“Lumayan cukup seru untuk ajang kontes ini. Supaya nanti peternak-peternak berlomba-lomba menghasilkan sapi yang ukurannya besar, jadi calon sapi jumbo,” kata Purwadi.

Ia menilai kegiatan semacam itu juga dapat menjadi pemicu bagi peternak pemula untuk menekuni dan mengembangkan usaha peternakan.

“Sangat penting sekali buat motivasi. Kedepannya, peternak-peternak baru bisa termotivasi untuk mengikuti seleksi seperti ini,” ujarnya.

Purwadi berharap kolaborasi antara Pemkab Bogor dan APPSI dapat dipertahankan. Dengan penyelenggaraan yang berkelanjutan, ia berharap semakin banyak masyarakat tertarik terjun ke sektor peternakan dan kualitas peternakan rakyat terus berkembang.(Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakPemkab Bogor Perkuat Pelestarian Musik Tradisi Lewat Sangitaloka FMTI 2026