Publikbicara.com – Fasilitasi nonton bareng (nobar) pertandingan Timnas Indonesia kontra Malaysia yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Nobar yang berlangsung Senin (28/9) tersebut digelar di sejumlah lokasi, di antaranya Alun-alun Kabupaten Bogor, area VIP Gelora Pakansari, serta sisi utara Gelora Pakansari.
Meski pertandingan berakhir dengan skor 0-0, antusiasme warga untuk menyaksikan laga bersama tetap tinggi. Kehadiran masyarakat dalam jumlah besar juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi pedagang di sekitar lokasi.
Dedi, warga asal Babakan Madang, mengaku nyaman dengan fasilitas nobar yang disediakan Pemkab Bogor, khususnya di kawasan Pakansari.
Menurutnya, lokasi nobar tertata dan mampu memberikan ruang bagi masyarakat untuk menikmati pertandingan secara bersama-sama.
“Menurut saya, kegiatan nobar ini sangat bagus. Fasilitasnya nyaman, tempatnya bagus dan rapi. Bagi warga Bogor, kegiatan ini juga sangat bagus dan terlihat ramai,” kata Dedi.
Ia menambahkan, fasilitas yang tersedia membuat warga tidak perlu kesulitan mencari lokasi untuk menyaksikan pertandingan Timnas secara bersama-sama.
Hal senada disampaikan Mukhtar Maulana. Ia menilai kegiatan tersebut membuat masyarakat memiliki ruang yang mudah diakses untuk menikmati pertandingan dengan suasana yang lebih meriah.
“Alhamdulillah, seru. Jadi lebih mudah untuk menonton bersama-sama. Suasananya juga seru,” ujarnya.
Menurut Mukhtar, kondisi lokasi tetap nyaman meski sempat diguyur hujan.
“Biasanya mencari tempat untuk nobar itu cukup susah. Dengan adanya fasilitas yang disediakan Pemkab Bogor, saya merasa puas. Tempatnya enak dan juga bersih,” katanya.
Di sisi lain, ramainya masyarakat yang datang juga dirasakan langsung oleh pelaku UMKM. Ari, salah seorang pedagang di sekitar lokasi, mengaku jumlah pembelinya meningkat selama kegiatan berlangsung.
“Alhamdulillah dengan adanya kegiatan nobar ini pembeli jadi agak lebih banyak karena pengunjung juga ramai. Suasananya jadi lebih seru,” kata Ari.
Ia menyebut, pada kondisi normal dagangannya rata-rata terjual sekitar 20 hingga 25 porsi per hari. Namun, jumlah tersebut meningkat ketika kegiatan nobar digelar.
Banyaknya pengunjung juga membuat Ari memperpanjang waktu berjualan. Jika biasanya ia sudah meninggalkan lokasi sebelum Magrib, saat nobar dirinya memilih bertahan hingga malam.
“Biasanya saya sudah pulang sebelum Magrib. Tapi karena ada kegiatan nobar, saya bisa terus berjualan sampai malam,” ujarnya.
Pengalaman serupa dirasakan Gilang, pedagang bakso di sekitar lokasi. Ia mengatakan keramaian nobar turut mendorong peningkatan penjualan.
“Dengan adanya kegiatan nobar ini, dampaknya sangat terasa. Suasananya ramai dan untuk jualan juga alhamdulillah lebih laris. Bahkan dagangan bisa lebih cepat habis dibandingkan biasanya,” ungkap Gilang.
Gilang menilai kehadiran masyarakat dalam kegiatan tersebut memberikan keuntungan bagi pedagang karena meningkatnya jumlah calon pembeli di sekitar lokasi.
“Saya sangat terbantu dengan adanya kegiatan nobar ini. Menurut saya, kegiatan yang diselenggarakan Pemkab Bogor ini memberikan dampak yang sangat positif bagi pelaku UMKM,” katanya.
Fasilitasi nobar Timnas tersebut pun tidak hanya menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyaksikan pertandingan secara bersama-sama, tetapi turut menggerakkan aktivitas ekonomi pedagang yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow













