Publikbicara.com – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memasuki usia ke-71 dengan membawa sejumlah pembaruan dalam pelayanan kepada masyarakat. Transformasi dilakukan melalui pemanfaatan teknologi digital, penguatan aspek keselamatan, hingga pendekatan humanis kepada pengguna jalan.
Hal itu disampaikan dalam Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 yang dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (25/9/2026).
Mengusung tema “Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri”, peringatan tersebut juga menjadi momentum penguatan semangat Polantas KARIB yang merupakan akronim dari Kemitraan, Aktif, Responsif, Intuitif, dan Berintegritas.
Dalam kesempatan itu, Kapolri meluncurkan empat inovasi pelayanan Korlantas Polri. Keempatnya yakni pembayaran tilang melalui Digital Korlantas, STNK Digital, Kios SIM, serta SIAP JALAN atau Sistem Asesmen Psikologis untuk Keselamatan Perjalanan.
Melalui Digital Korlantas, proses penyelesaian tilang dilakukan secara lebih terintegrasi, mulai dari konfirmasi pelanggaran hingga pembayaran titipan denda.
Sementara STNK Digital memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses bukti legitimasi kendaraan melalui telepon seluler. Dokumen tersebut juga dapat diverifikasi menggunakan kode QR dinamis yang telah tersertifikasi.
Inovasi lainnya diterapkan melalui Kios SIM. Masyarakat yang telah menyelesaikan proses perpanjangan SIM A atau SIM C secara digital melalui layanan SINAR dapat mencetak SIM fisik secara mandiri.
Kehadiran Kios SIM ditujukan untuk mempercepat proses pelayanan sekaligus mengurangi antrean dan beban pelayanan di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas).
Di sisi keselamatan, Korlantas memperkenalkan SIAP JALAN. Sistem tersebut memungkinkan pengemudi melakukan asesmen melalui telepon seluler untuk mengetahui kesiapan serta faktor risiko sebelum melakukan perjalanan.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan kecelakaan dengan menempatkan aspek keselamatan sejak sebelum kendaraan digunakan.
Selain mengembangkan layanan berbasis teknologi, peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 juga diwarnai kegiatan sosial. Polri memberikan tali asih kepada keluarga personel yang gugur saat menjalankan tugas serta bantuan kaki palsu dan kursi roda bagi korban kecelakaan.
Kapolri juga memberikan apresiasi kepada sejumlah personel Polantas yang meraih prestasi.
Memasuki usia ke-71, Korlantas Polri menempatkan digitalisasi pelayanan, keselamatan berkendara, dan pendekatan humanis sebagai bagian dari penguatan pelayanan kepada masyarakat.
Transformasi tersebut diharapkan membuat layanan lalu lintas semakin mudah diakses, cepat, transparan, sekaligus tetap mengedepankan keselamatan pengguna jalan.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow













