Beranda Daerah Muskab KADIN Kabupaten Bogor Digelar, Pemkab Dorong Dunia Usaha Perkuat Ekonomi Daerah

Muskab KADIN Kabupaten Bogor Digelar, Pemkab Dorong Dunia Usaha Perkuat Ekonomi Daerah

Publikbicara.com – Kontestasi pemilihan Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Bogor periode 2026-2031 mulai memasuki tahapan penting. Tiga calon yang akan bersaing dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) IX diminta tetap menjaga persatuan dan kondusivitas organisasi.

Pesan tersebut mengemuka dalam Muskab IX KADIN Kabupaten Bogor yang digelar di Cibinong, Rabu (2/9). Dalam forum tersebut, para calon ketua diingatkan agar menjadikan proses pemilihan proses pemilihansebagai bagian dari penguatan organisasi, bukan sumber perpecahan.

Ketua KADIN Jawa Barat, Almer Faiq Rusydi, meminta seluruh calon mengedepankan kepentingan organisasi dibandingkan kepentingan pribadi selama kontestasi berlangsung.

Menurutnya, siapa pun yang nantinya terpilih harus mampu meneruskan program kepengurusan sebelumnya sekaligus memperkuat hubungan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan para pelaku usaha.

“Kami berharap KADIN Kabupaten Bogor ke depan mampu membawa perubahan dan memberikan manfaat bagi para pelaku usaha,” ujar Almer.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga pelaksanaan Muskab IX tetap kondusif. Para calon, kata Almer, telah berkomitmen mengikuti proses pemilihan secara profesional dan adil serta tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum.

Pesan serupa disampaikan Ketua KADIN Kabupaten Bogor periode 2021–2026, Sintha Dec Checawaty. Kepada tiga calon yang mengikuti kontestasi, Sintha meminta masing-masing kandidat berjuang maksimal hingga tahapan pemilihan selesai.

Namun, perjuangan tersebut harus dibarengi kesiapan menerima hasil akhir pemilihan.

“Kuatkan tekad untuk menang dan galang kekuatan sampai menit terakhir sebelum pemilihan, tapi sisakan ruang untuk menerima kekalahan,” kata Sintha.

Ia berharap persaingan dalam perebutan kursi Ketua KADIN Kabupaten Bogor tidak membuat hubungan antaranggota terpecah. Sebaliknya, kontestasi tersebut diharapkan menjadi jalan untuk memperkuat soliditas organisasi.

“Ini mudah-mudahnya bertanding untuk bersanding,” ujarnya.

READ  Jalan Rusak, Harapan VS Retorika Baru: Kabupaten Bogor Butuh Terobosan Nyata!

Selain meminta menjaga persatuan, Sintha mengingatkan calon yang terpilih nantinya agar menjalankan amanah organisasi sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk Undang-Undang, Anggaran Dasar, dan Peraturan Organisasi KADIN.

Di sisi lain, Pemkab Bogor menilai keberadaan KADIN memiliki posisi strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, saat mewakili Bupati Bogor dalam Muskab IX.

Ajat mengatakan KADIN diharapkan tidak hanya menjadi wadah pelaku dunia usaha, tetapi juga mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif.

“Kami juga siap terus membangun komunikasi dan sinergi yang erat dengan kepengurusan KADIN Kabupaten Bogor periode 2026–2031,” ujar Ajat.

Menurut Ajat, Muskab IX sekaligus menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan organisasi selama periode sebelumnya dan menentukan arah program kerja KADIN Kabupaten Bogor untuk lima tahun mendatang.

Pemkab Bogor, lanjutnya, memberikan apresiasi kepada jajaran pengurus KADIN periode 2021–2026 atas kontribusinya terhadap pembangunan dan dunia usaha di Kabupaten Bogor.

Dengan berakhirnya proses Muskab IX, kepengurusan baru KADIN Kabupaten Bogor diharapkan mampu menjaga soliditas internal sekaligus memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.

Kolaborasi tersebut dinilai penting agar KADIN dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap penguatan sektor usaha dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bogor.(Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakPSSI Bersama FIFA Perkuat Fondasi Sepak Bola Indonesia
Artikulli tjetërMarc Klok Bidik Start Sempurna Persib, PSM Makassar Punya Cerita Tersendiri