Beranda Daerah Ngaku Mau Beli Nasi Goreng, Pria di Cileungsi Ternyata Cari Paket Sabu

Ngaku Mau Beli Nasi Goreng, Pria di Cileungsi Ternyata Cari Paket Sabu

Ilustrasi sabu. Foto: Tribratanews.

Publikbicara.com – Gerak-gerik mencurigakan seorang pria berinisial AP di kawasan permukiman Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, berujung pada penangkapan oleh jajaran Polsek Cileungsi, Polres Bogor.

AP diamankan polisi pada Minggu (9/8/2026) dini hari saat petugas tengah melaksanakan patroli pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

Penangkapan itu bermula dari laporan dan kecurigaan warga terhadap aktivitas AP yang terlihat mondar-mandir di lingkungan permukiman. Warga kemudian menyampaikan informasi tersebut kepada petugas yang sedang berpatroli.

Saat dihampiri, AP sempat memberikan alasan kepada petugas. Ia mengaku berada di lokasi hanya untuk membeli nasi goreng.

Namun, alasan tersebut tidak begitu saja dipercaya. Polisi bersama warga kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan aktivitas pria tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, polisi menduga AP bukan sedang mencari makanan, melainkan mencari paket narkotika jenis sabu yang sebelumnya dipesan secara daring.

Petugas kemudian menemukan satu paket kecil yang diduga berisi sabu. Paket tersebut disembunyikan dengan modus tempel di dalam lubang paralon pada bagian tembok.

“Pelaku sempat mengelak dan mengaku ingin membeli nasi goreng. Setelah kita sisir dan interogasi mendalam, ternyata yang bersangkutan sedang mencari paket sabu yang ditempel di lubang tembok. Terduga pelaku berikut barang bukti langsung kita serahkan ke Satres Narkoba Polres Bogor untuk penanganan hukum lebih lanjut,” ujar Kapolsek Cileungsi Kompol Edison dikutip dari laman Tribratanews, Senin (10/8/2026).

AP bersama barang bukti selanjutnya diserahkan kepada Satres Narkoba Polres Bogor untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut.

Edison mengapresiasi respons cepat masyarakat Desa Dayeuh yang memilih melaporkan aktivitas mencurigakan kepada kepolisian. Menurutnya, keterlibatan warga menjadi bagian penting dalam mencegah peredaran narkotika di lingkungan permukiman.

READ  Mudik Gratis di Pakansari Diserbu Warga, Solusi di Tengah Mahal dan Langkanya Tiket

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap indikasi penyalahgunaan narkotika maupun tindak kriminal lainnya.

Masyarakat diminta tetap menjaga kewaspadaan dan mengedepankan koordinasi dengan kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan, sehingga upaya menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari peredaran narkoba dapat dilakukan bersama-sama.(Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakProgram Welas Asih PK KNPI Jasinga, Puluhan Warga Nikmati Servis dan Ganti Oli Gratis
Artikulli tjetër30 Peserta PKA BPS Pelajari Tata Kelola Data dan Inovasi Pemkot Bogor