Ganda putra Indonesia Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi memastikan tempat di final Macau Open 2026. Dok: PBSI.
Publikbicara.com – Ganda putra Indonesia Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi memastikan tempat di final Macau Open 2026 setelah menundukkan pasangan Malaysia Low Hang Yee/Ng Eng Cheong pada semifinal, Sabtu (20/6/2026).
Pasangan unggulan keempat tersebut menang dua gim langsung dengan skor 21-12, 21-12. Hasil ini menjadi pencapaian terbaik Devin/Faathir dengan menembus partai puncak turnamen BWF Super 300 untuk pertama kalinya.
Faathir mengaku bersyukur atas keberhasilan tersebut. Menurutnya, pencapaian ini menjadi jawaban setelah mereka beberapa kali gagal melangkah jauh dan kerap tersingkir pada babak awal turnamen.
“Alhamdulillah yang pasti senang dan bangga bisa masuk final perdana di BWF Super 300. Pastinya tidak mudah untuk bisa bangkit lagi, karena sebelumnya kami kalah terus di babak-babak awal,” kata Faathir dikutip dari laman PBSI, Senin (22/6).
Ia menilai lawan memiliki pengalaman yang lebih matang karena merupakan pasangan senior. Namun, Devin/Faathir mampu mengatasi tekanan dan mengendalikan permainan sejak awal laga.
Sementara itu, Devin mengatakan dirinya dan Faathir tampil tanpa beban serta lebih menikmati pertandingan. Mereka memilih fokus pada kualitas permainan dibanding memikirkan hasil akhir.
Menurut Devin, strategi “no lop” yang diterapkan membuat pasangan Malaysia kesulitan mengembangkan permainan. Kondisi itu memaksa lawan lebih sering mengangkat bola sehingga membuka peluang bagi mereka untuk melancarkan serangan.
“Kami hanya ingin bermain bagus dulu. Soal menang atau kalah, itu belakangan,” ujar Devin.
Menghadapi final, pasangan muda Indonesia itu memilih fokus pada pemulihan kondisi dan menjaga suasana hati tetap rileks. Devin menegaskan dirinya siap menghadapi siapa pun lawan yang akan ditemui di partai puncak.
Keberhasilan menembus final Macau Open 2026 sekaligus menjadi momentum kebangkitan Devin/Faathir setelah sebelumnya belum mampu menorehkan hasil maksimal dalam sejumlah turnamen.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow












