Beranda Ekonomi Wamenkeu Tegaskan SiLPA APBN Bersifat Dinamis, Berubah Setiap Hari

Wamenkeu Tegaskan SiLPA APBN Bersifat Dinamis, Berubah Setiap Hari

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Dok: Kemenkeu.

Publikbicara.com – Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan bahwa angka Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak bersifat tetap, melainkan terus berubah mengikuti aktivitas fiskal harian pemerintah.

Pernyataan tersebut disampaikan Suahasil dalam Konferensi Pers APBN KiTa, Selasa (5/5), saat menjawab pertanyaan awak media terkait fluktuasi angka SiLPA yang sempat menjadi perhatian publik.

Menurutnya, SiLPA merupakan hasil selisih antara arus kas masuk dan arus kas keluar negara, sehingga nilainya sangat bergantung pada pergerakan transaksi harian.

“SiLPA itu situasinya bahkan tiap hari berubah. Karena ada penerimaan masuk, belanja keluar, ada pembiayaan masuk. Jadi SiLPA-nya bergerak terus,” ujar Suahasil.

Ia menjelaskan, perubahan tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain setoran pajak harian dari masyarakat dan pelaku usaha, realisasi belanja pemerintah, serta arus masuk dari sektor pembiayaan.

Meski bersifat dinamis, Kementerian Keuangan tetap melaporkan posisi SiLPA secara berkala sebagai bentuk transparansi kepada publik. Laporan tersebut disajikan dalam publikasi bulanan APBN KiTa.

“Setiap akhir bulan, kita laporkan dan bisa dihitung posisi SiLPA-nya,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Suahasil juga mengapresiasi perhatian awak media dan pengamat ekonomi yang aktif memantau perkembangan data APBN. Ia menilai, kemampuan jurnalis dalam membaca dan menghitung data fiskal menunjukkan meningkatnya kualitas literasi ekonomi publik.

“Saya apresiasi teman-teman yang mengikuti APBN, bahkan yang sudah bisa menghitung sendiri dari tabel,” ujarnya.

Pemerintah berharap keterbukaan informasi fiskal dapat terus meningkatkan kepercayaan publik serta memperkuat pengawasan terhadap pengelolaan keuangan negara.(Red).

READ  Dua Anggota Polri Gugur dalam Misi Kemanusiaan di Lokasi Longsor Bandung Barat

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakDorong Transisi Energi, Empat Daerah Bebaskan Pajak Mobil Listrik 
Artikulli tjetërMenghadap Presiden, Bahlil Laporkan Strategi Baru Optimalkan Pendapatan ESDM