Publikbicara.com – Jembatan penghubung di Desa Cintamanik, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, putus total setelah besi penopang yang telah lama rapuh akhirnya patah. Akibatnya, ratusan kepala keluarga kini terisolasi dan aktivitas warga terganggu.
Jembatan tersebut merupakan akses utama masyarakat menuju sekolah, fasilitas kesehatan, dan pusat ekonomi desa. Sejak tidak dapat dilalui, warga terpaksa mencari jalur alternatif, termasuk menyeberangi sungai secara langsung.
Kondisi ini berdampak pada kegiatan belajar anak-anak. Sejumlah pelajar dilaporkan harus menyeberang sungai dengan berjalan kaki, meski berisiko dan membuat pakaian mereka basah.
Aparat kepolisian bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor telah meninjau lokasi kejadian. Upaya penanganan sementara dilakukan dengan memasang batang kayu kelapa milik warga sebagai lintasan darurat.
Kapolsek Cigudeg, AKP Budi Sehabudin mengatakan pihaknya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di area tersebut.
“Keselamatan warga menjadi prioritas. Kondisi jembatan ini sudah lama rapuh dan kini berada dalam darurat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Cintamanik, Jamaludin, menyebut kerusakan jembatan telah berulang kali diusulkan untuk diperbaiki, namun hingga kini belum terealisasi.
“Kami sudah menyampaikan ke pihak kecamatan dan meminta ditindaklanjuti ke dinas terkait, tetapi belum ada tindak lanjut,” katanya.
Pemerintah desa berharap pembangunan jembatan dapat segera masuk dalam program Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), mengingat peran vitalnya bagi mobilitas dan keselamatan warga.
Hingga saat ini, masyarakat masih mengandalkan jalur darurat sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari pemerintah daerah.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow












