Beranda Daerah Bidik Anak Usia Dini, GPG Hadirkan Kids Enrichment Center di Kota Bogor

Bidik Anak Usia Dini, GPG Hadirkan Kids Enrichment Center di Kota Bogor

Publikbicara.com – Grit Prospera Group (GPG) mengumumkan peluncuran inisiatif layanan pengembangan anak usia dini di Kota Bogor, Jawa Barat, sebagai respons atas meningkatnya perhatian terhadap kesehatan mental anak dan keterbatasan fasilitas pendukung tumbuh kembang.

Program yang menyasar anak usia 3 hingga 10 tahun ini dijadwalkan resmi diluncurkan pada 2 Mei 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional.

VP Public Affairs & Communication GPG, Rio Djauhari, mengatakan langkah tersebut menjadi bagian dari ekspansi perusahaan yang sebelumnya bergerak di sektor properti, energi, dan infrastruktur ke bidang pengembangan sumber daya manusia sejak usia dini.

“Bogor memiliki jumlah anak usia dini yang besar, namun fasilitas pengembangan berkualitas masih terbatas. Ini adalah bentuk kontribusi kami terhadap pembangunan manusia,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).

Ia menambahkan, Bogor dipilih sebagai kota percontohan untuk menghadirkan layanan Kids Enrichment Center yang diharapkan dapat menjangkau kota-kota sekunder lainnya di Indonesia.

Peluncuran ini juga bertepatan dengan implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS), yang memperkuat perlindungan anak di ruang digital.

Selain itu, GPG menilai kebutuhan layanan tumbuh kembang semakin mendesak. Data skrining kesehatan Kementerian Kesehatan pada awal 2026 menunjukkan sekitar 10 persen anak terindikasi mengalami gangguan kesehatan jiwa.

Di sisi lain, Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) nasional baru mencapai 36 persen, yang berarti sebagian besar anak usia dini belum mendapatkan layanan pendidikan secara optimal.

Rio menyebut, dalam satu tahun ke depan GPG menargetkan pembangunan delapan fasilitas serupa di empat kota sekunder sebagai bagian dari strategi ekspansi nasional.

“Bogor menjadi langkah awal. Ke depan, model ini akan direplikasi di kota-kota berkembang lainnya,” katanya.

READ  Proyek Strategis 2026 Dikawal KPK, Pemkab Bogor Perketat Tata Kelola

Inisiatif ini diharapkan dapat memperluas akses layanan pengembangan anak sekaligus mendorong keterlibatan sektor swasta dalam mendukung agenda pendidikan nasional.(Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakEstafet Kepemimpinan Daaruttaqwa Beralih, Nazir Wakaf Tunjuk KH Ahmad Oking
Artikulli tjetërBogor Raya Finalisasi Lokasi PSEL di TPA Galuga, Siap Jadi Proyek Percontohan Nasional