Tunggal Putra Indonesia, Jonatan Christie, terhenti di babak perempat final Badminton Asia Championships 2026.Foto: PBSI.
Publikbicara.com – Langkah tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, terhenti di babak perempat final Badminton Asia Championships 2026 setelah takluk dari wakil India, Ayush Shetty, dalam dua gim langsung 21-23, 17-21.
Jonatan sejatinya memiliki peluang besar mengamankan gim pertama setelah sempat unggul hingga angka 20. Namun, kegagalan menuntaskan momentum menjadi titik balik yang dimanfaatkan lawan untuk membalikkan keadaan.
“Sudah unggul duluan tapi tidak bisa menyelesaikan, itu sangat krusial,” ujar Jonatan, dikutip dari PBSI.
Ia mengakui performanya belum optimal, terutama karena banyak melakukan kesalahan sendiri di momen penting. Selain itu, Jonatan juga menilai lawannya tampil solid, baik dari segi postur maupun pola permainan menyerang.
Menurutnya, tinggi badan Ayush yang mendekati Viktor Axelsen menjadi keuntungan tersendiri, terutama dalam membangun serangan dan menguasai permainan depan.
“Dia punya serangan yang bagus, dan saat dapat posisi menyerang, sangat efektif,” kata Jonatan.
Pada gim kedua, Ayush tampil lebih percaya diri dan agresif, sementara Jonatan kesulitan mengejar ritme permainan. Kondisi ini membuat unggulan ketiga asal Indonesia itu harus mengakhiri perjuangannya lebih cepat di turnamen level Asia tersebut.
Meski telah mempelajari permainan lawan sebelumnya, Jonatan menilai masih ada banyak aspek yang perlu dievaluasi, khususnya dalam menjaga konsistensi dan kecepatan bangkit saat tertinggal.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow













