Beranda Internasional FIFA di Bawah Infantino Dinilai Ubah Peta Kompetisi, Indonesia Ikut Terdongkrak

FIFA di Bawah Infantino Dinilai Ubah Peta Kompetisi, Indonesia Ikut Terdongkrak

Presiden FIFA, Gianni Infantino bersama Ketua PSSI, Erick Thohir. Foto: PSSI.

Publikbicara.com – Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia, Erick Thohir, menyampaikan apresiasi atas satu dekade kepemimpinan Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA.

Erick menilai, dalam kurun sepuluh tahun terakhir, FIFA menghadirkan berbagai terobosan yang mengubah wajah sepak bola dunia menjadi lebih terbuka dan kompetitif.

Menurutnya, sejumlah kebijakan strategis telah memperluas kesempatan negara-negara anggota untuk bersaing di level global. Beberapa di antaranya adalah peluncuran FIFA Series, penyelenggaraan FIFA U-17 World Cup yang kini digelar setiap tahun, ekspansi FIFA World Cup 2026 menjadi 48 tim, serta penerapan format baru FIFA Club World Cup.

“Berbagai terobosan lahir dan membuka peluang lebih luas bagi setiap negara untuk bersaing,” ujar Erick dikutip dari PSSI.

Ia juga menyoroti program pengembangan sepak bola perempuan serta inisiatif FIFA Forward yang dinilai mendorong modernisasi tata kelola federasi di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Program tersebut disebut berkontribusi dalam membangun ekosistem sepak bola yang lebih profesional dan inklusif.

Erick menegaskan, dampak kebijakan FIFA terasa langsung bagi Indonesia. Kepercayaan dunia terhadap sepak bola nasional tercermin saat Indonesia menjadi tuan rumah FIFA U-17 World Cup 2023.

Selain itu, tim nasional Indonesia untuk pertama kalinya lolos ke FIFA U-17 World Cup 2025 melalui jalur kualifikasi.

Tak hanya di level usia muda, tim senior Indonesia juga mencatat capaian penting dengan melaju ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Kepercayaan FIFA terhadap Indonesia juga diwujudkan melalui pembukaan FIFA Indonesia Office di Jakarta dan pembangunan Training Centre berstandar internasional di Ibu Kota Nusantara (IKN). Dukungan berkelanjutan melalui FIFA Forward disebut menjadi fondasi penting dalam pembenahan infrastruktur dan tata kelola sepak bola nasional.

READ  Kemenperin Gandeng Kampus Perkuat Kualitas SDM

“Ini bukan sekadar pencapaian, tetapi bagian dari perjalanan besar menuju transformasi sepak bola Indonesia yang semakin bersih dan berprestasi,” kata Erick.(Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakLaga Krusial di Surabaya, Umuh Tekankan Berikan Pesan 
Artikulli tjetërUEA Siap Tambah Investasi di Indonesia, Disepakati dalam Pertemuan Bilateral