Publikbicara.com – Pemerintah Kabupaten Bogor mulai melirik komunitas olahraga rekreasi sebagai bagian dari strategi pembinaan generasi muda. Hal itu ditandai dengan audiensi antara Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Indonesian Airsoft Association (INASSOC) Kabupaten Bogor di Pendopo Bupati Bogor, Selasa (10/2/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Rudy Susmanto menegaskan komitmen Pemkab Bogor untuk memperkuat pembangunan berbasis komunitas, khususnya komunitas yang mampu menjadi wadah positif bagi anak muda dalam menyalurkan minat, bakat, dan semangat kompetisi secara sehat.
Menurut Rudy, olahraga seperti airsoft tidak hanya berorientasi pada hobi, tetapi juga memiliki potensi besar dalam pembinaan karakter, sportivitas, serta pencegahan perilaku menyimpang di kalangan remaja.
“Kalau merasa jagoan, merasa tangguh, jangan disalurkan ke jalanan. Arahkan ke kompetisi yang berprestasi. Airsoft bisa menjadi ruang pembinaan karakter sekaligus mencegah tawuran dan perilaku negatif,” kata Rudy.
Rudy mendorong agar aktivitas INASSOC Kabupaten Bogor tidak bersifat insidental, melainkan dilakukan secara berkelanjutan melalui latihan rutin, kompetisi terbuka, hingga program sosialisasi ke sekolah-sekolah, terutama yang dinilai rawan konflik pelajar.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dengan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), Perbakin, TNI, Polri, serta Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif agar pembinaan berjalan terarah dan berkelanjutan.
Sejumlah ruang publik dan kawasan strategis di Kabupaten Bogor diproyeksikan sebagai pusat aktivitas airsoft, di antaranya Hutan Kota Stadion Pakansari, Situ Plaza, Alun-Alun Cirimekar, serta kawasan hutan kota baru di sekitar Pasar Petani Garuda.
“Jika kegiatan teratur, prestasi olahraga tumbuh, ekonomi masyarakat bergerak, pariwisata hidup, dan generasi muda terarah. Hobi tersalurkan, prestasi didapat, Bogor makin maju,” ujarnya.
Selain pengembangan aktivitas, Rudy juga menekankan pentingnya aspek regulasi dan pendataan kepemilikan airsoft gun agar seluruh kegiatan berjalan aman, legal, dan tidak disalahgunakan. Ia berharap INASSOC dapat menjadi mitra pemerintah dalam menjaga ketertiban serta menumbuhkan kesadaran sosial dan kepedulian lingkungan.
Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang INASSOC Kabupaten Bogor, Sigit Sasono, menjelaskan bahwa organisasi tersebut resmi berdiri pada 12 Oktober 2025 dan pertama kali diperkenalkan bertepatan dengan ajang Bogor City Run Marathon yang difasilitasi Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bogor.
Ia menyebutkan struktur kepengurusan INASSOC Kabupaten Bogor melibatkan unsur pendidikan, aparat keamanan, TNI, Polri, hingga Satpol PP. Keterlibatan lintas sektor tersebut, menurut Sigit, menjadi fondasi penting dalam mengembangkan airsoft sebagai olahraga masyarakat yang edukatif dan berprestasi.
“Tujuan kami menjadikan airsoft sebagai sarana edukasi dan pembinaan karakter, dengan tetap mengedepankan keselamatan, aturan, dan nilai budaya,” kata Sigit.
INASSOC Kabupaten Bogor juga mengembangkan konsep military simulation (milsim) yang dikemas secara positif dengan pendekatan budaya lokal, seperti strategi permainan bertema Pandawa dan Kurawa. Pendekatan ini dinilai efektif untuk menanamkan nilai karakter melalui olahraga rekreasi.
Dalam upaya pencegahan penyalahgunaan airsoft gun, INASSOC aktif melakukan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat dan dunia pendidikan.
Salah satunya melalui Workshop & Trial bersama Ikatan Guru Olahraga Nasional (IGORNAS) Kabupaten Bogor, melibatkan guru SMP, SMA, dan SMK, serta bekerja sama dengan Polres Bogor dan Perbakin.
Kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi regulasi, termasuk pemahaman Perpol Nomor 1 Tahun 2022, guna memastikan penggunaan airsoft sesuai aturan hukum.
Melalui kolaborasi ini, Pemkab Bogor berharap komunitas airsoft dapat menjadi bagian dari solusi pembinaan generasi muda, penguatan komunitas, serta pembangunan daerah yang aman, berprestasi, dan berdaya saing.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow













