Publikbicara.com – Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, melaksanakan kegiatan Jum’at Keliling (Jumling) di Masjid Besar Al-Mukromin, Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Jumat (6/2). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung.
Dalam kesempatan tersebut, Jaro Ade menyerahkan bantuan stimulus sebesar Rp100 juta kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Besar Al-Mukromin. Bantuan itu dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan masjid, mulai dari perbaikan atap, pencahayaan, fasilitas tempat wudhu, hingga sarana dan prasarana penunjang ibadah lainnya.
Meski demikian, Jaro Ade menegaskan bahwa bantuan pemerintah tidak boleh menghilangkan semangat gotong royong masyarakat.
“Bantuan ini harus dibarengi dengan gotong royong. Jangan sampai karena sudah ada bantuan, semangat kebersamaan justru hilang. Gotong royong tetap menjadi modal utama, apalagi masyarakat Cileuksa dikenal sangat kompak,” ujar Jaro Ade.
Kegiatan Jumling tersebut turut dihadiri Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor, Camat dan Forkopimcam Sukajaya, para kepala desa, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berperan aktif dalam pembangunan wilayah, termasuk TNI-Polri, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa.
Ia menyoroti progres pembangunan gerai Koperasi Merah Putih di Kecamatan Sukajaya yang telah berjalan di sejumlah desa berkat sinergi lintas sektor.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak terlepas dari peran masyarakat dalam menjaga lingkungan. Ia pun mengajak warga untuk terus mendukung gerakan kebersihan lingkungan melalui program “Jumat Bersih” yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“Lingkungan yang bersih mencerminkan keimanan yang kuat dan menjadi bagian dari pola hidup sehat,” katanya.
Selain itu, Jaro Ade mengapresiasi program Hutan Kota yang telah berjalan di wilayah Sukajaya.
Ia mendorong agar kegiatan penanaman tidak hanya berfokus pada tanaman jangka pendek, tetapi juga pohon kayu keras sebagai investasi lingkungan jangka panjang.
“Menanam pohon itu sama dengan bersedekah oksigen. Ini investasi untuk masa depan,” ujarnya, seraya mendorong agar kegiatan tersebut disebarluaskan melalui media sosial sebagai inspirasi bagi masyarakat lain.
Di bidang keamanan, Wakil Bupati menekankan pentingnya mengaktifkan kembali ronda lingkungan. Seiring membaiknya infrastruktur jalan, kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas dinilai perlu terus ditingkatkan.
Ia juga mengajak masyarakat menjauhi praktik-praktik negatif seperti perjudian serta memperkuat nilai adab, kesantunan, dan pendidikan bagi generasi muda.
“Kita jaga wilayah, jaga lingkungan, perkuat gotong royong, dan aktifkan kembali ronda demi Cileuksa dan Sukajaya yang aman, bersih, dan maju,” pungkasnya.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow











