Beranda Daerah Kiriman Air Katulampa 15 Jam, Pemprov DKI Buka Pintu Air Tekan Banjir...

Kiriman Air Katulampa 15 Jam, Pemprov DKI Buka Pintu Air Tekan Banjir Ciliwung

Pemprov DKI gerak cepat merespon kenaikan debit Sungai Ciliwung. Foto: Beritajakarta.id.

Publikbicara.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bergerak cepat merespons kenaikan debit Sungai Ciliwung yang memicu banjir di sejumlah wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Kenaikan volume air tersebut merupakan dampak kiriman dari Bendung Katulampa yang berstatus Siaga 3 sejak 15 jam sebelumnya.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan pihaknya telah bersiap menghadapi potensi kiriman air sejak status siaga ditetapkan di hulu. Antisipasi dilakukan dengan pengaturan aliran air di sejumlah titik pengendali banjir.

“Karena Katulampa dari kemarin 15 jam yang lalu sudah Siaga 3, kami di Jakarta sudah mempersiapkan diri untuk itu,” ujar Pramono di Taman Kelinci Roci, Jalan Kaliabang, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (30/1).

Menurutnya, kenaikan debit juga terpantau di Pintu Air Manggarai. Untuk mengurangi tekanan air di sepanjang aliran Ciliwung, Pemprov DKI membuka beberapa pintu air agar distribusi aliran lebih merata dan beban sungai berkurang.

“Manggarai juga sudah mengalami kenaikan dan sekarang ini mau tidak mau beberapa daerah yang selama ini tidak tersentuh harus dibuka aliran airnya supaya airnya bisa turun ke laut,” katanya.

Langkah tersebut diambil untuk mencegah penumpukan volume air di satu titik yang berpotensi memperparah genangan di wilayah padat penduduk. Seluruh sistem pintu air dan fasilitas pengendali aliran, kata Pramono, dipastikan dalam kondisi berfungsi.

Namun, proses pengaliran air ke laut menghadapi tantangan karena kondisi muka air laut yang masih relatif tinggi. Situasi ini membuat pelepasan air dari daratan ke laut berlangsung lebih lambat.

“Air dari Katulampa mulai masuk sekitar pukul 09.10 pagi tadi. Sekarang ini pelan-pelan mulai kita dorong untuk ke laut,” ujarnya.

READ  Jelang Ramadan, DPRD DKI Minta Pemprov Jaga Stok dan Harga Pangan

Pemprov DKI terus memantau perkembangan debit air di hulu dan hilir, sembari mengoptimalkan infrastruktur pengendali banjir untuk meminimalkan dampak genangan di wilayah ibu kota. (Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakGaruda Muda Gelar Dua Laga Uji Coba Internasional di Indomilk Arena
Artikulli tjetërSundulan Jung Kunci Kemenangan, Persib Amankan Tiga Poin di Manahan