Beranda Internasional Motivasi Rekan Jadi Bahan Bakar Prahdiska ke 8 Besar

Motivasi Rekan Jadi Bahan Bakar Prahdiska ke 8 Besar

Tunggal Putra Indonesia, Prahdiska Bagas Shujiwo. Foto: PBSI.

Publikbicara.com – Sektor tunggal putra Indonesia menambah wakil di babak perempat final Thailand Masters 2026 setelah Prahdiska Bagas Shujiwo dan Moh. Zaki Ubaidillah meraih kemenangan di babak 16 besar yang digelar di Patumwan, Kamis (29/1/2026).

Prahdiska memastikan tiket delapan besar usai menaklukkan unggulan ketujuh asal India, Kiran George, dua gim langsung 21-16, 21-11. Kemenangan tersebut diakuinya di luar perkiraan, sekaligus menjadi dorongan moral setelah melihat rekan senegaranya lebih dulu melaju.

“Alhamdulillah, tidak menyangka bisa masuk delapan besar. Saya termotivasi Alwi dan Ubed yang sudah lebih dulu lolos,” ungkap Prahdiska dikutip dari PBSI, Jumat (30/1).

Menghadapi lawan yang dinilai lebih berpengalaman, Prahdiska memilih bermain tanpa tekanan. Ia mengandalkan ketahanan fisik dan tempo reli panjang untuk menguras stamina lawan.

“Dari gim pertama saya berani mengajak lawan bermain reli dan memperbanyak pukulan. Saya yakin fisik saya lebih kuat,” katanya.

Di perempat final, Prahdiska berpeluang menghadapi wakil Singapura atau tuan rumah Thailand. Ia menegaskan fokus utama saat ini adalah pemulihan kondisi.

Sementara itu, Moh. Zaki Ubaidillah juga tampil solid saat menyingkirkan unggulan kelima asal Prancis, Arnaud Merkle, dengan skor 21-13, 21-19.

Ubaidillah mengontrol permainan sejak gim pertama, memanfaatkan kesalahan lawan untuk membangun keunggulan.

“Gim pertama saya sudah enak mainnya dan bisa mengontrol permainan. Lawan cukup banyak buang poin, di situ saya ambil inisiatif,” ujar Ubaidillah.

Meski sempat goyah di penghujung gim kedua akibat permainan rapi lawan, Ubaidillah mampu menjaga fokus hingga laga usai. Ia menilai kesabaran menjadi kunci strategi dalam pertandingan tersebut.

“Pola main tadi memang harus adu sabar. Target saya semoga bisa menembus semifinal, karena di Super 300 sebelumnya saya selalu terhenti di delapan besar,” ucapnya.

READ  Jelang Final Sengit, Pelatnas Pastikan Skuad Indonesia dalam Kondisi Prima

Menghadapi laga berikutnya, Ubaidillah menekankan pentingnya kesiapan mental, fokus, dan pemulihan fisik agar mampu menjaga performa di fase krusial turnamen. (Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakAdnan/Indah Jaga Asa Indonesia di Thailand Masters 2026
Artikulli tjetërQuartararo Resmi Tinggalkan Yamaha, Gabung Honda Mulai MotoGP 2027