Putri Kusuma Wardani saat tampil di Daihatsu Indonesia Masters 2026. Foto: PBSI.
Publikbicara.com – Langkah Putri Kusuma Wardani terhenti di babak kedua Daihatsu Indonesia Masters 2026 setelah kalah dari pebulu tangkis Chinese Taipei, Huang Yu-Hsun, melalui pertandingan tiga game, 17-21, 21-19, 17-21.
Putri sempat membuka peluang saat memenangi game kedua dan memaksakan rubber game. Namun pada game penentuan, tekanan permainan lawan membuat atlet peringkat tujuh dunia itu kembali tertinggal hingga akhirnya gagal melangkah ke perempat final.
“Saya belum bisa menghasilkan yang terbaik karena lawan mempersiapkan strategi yang sangat baik. Dari game pertama sampai ketiga saya kesulitan,” ujar Putri dikutip dari laman resmi PBSI.
Ia mengakui kesulitan menghadapi pola permainan Huang, khususnya bola-bola depan serta pukulan atas dengan lompatan yang menyulitkan pembacaan arah shuttlecock.
“Lawan banyak ambil bola depan dan bola atasnya jumping, itu yang membuat saya kesulitan karena sedikit tidak terlihat arah bolanya,” katanya.
Indonesia Masters 2026 menjadi turnamen ketiga Putri pada Januari, setelah sebelumnya tampil di Malaysia Open (Super 1000) dan India Open (Super 750). Faktor kelelahan diakuinya ada, namun ia tetap berupaya tampil maksimal.
“Kelelahan pasti ada, tapi saya tetap berusaha mengeluarkan semua permainan dan kuat di lapangan,” ucapnya.
Putri selanjutnya dijadwalkan tampil di All England 2026 pada Maret mendatang. Ia menyebut akan memanfaatkan waktu untuk pemulihan kondisi dan meningkatkan kualitas latihan.
“Saya bisa istirahat dan lebih penting bisa latihan untuk memperbaiki kesalahan di tiga turnamen ini,” kata Putri.
Kekalahan ini membuat Indonesia tidak lagi memiliki wakil di sektor tunggal putri pada Indonesia Masters 2026, karena Putri menjadi satu-satunya atlet yang turun di nomor tersebut.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow













