Gempa Bumi Tektonik yang terjadi di wilayah Maluku Tengah. Keterangan Foto: BMKG.
Publikbicara.com – Wilayah Maluku Tengah, Maluku, diguncang gempa bumi tektonik pada Sabtu pagi, 17 Januari 2026, sekitar pukul 06.50 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa tersebut memiliki magnitudo 5,2.
Berdasarkan hasil analisis terkini BMKG, pusat gempa berada di koordinat 3,26 derajat Lintang Selatan dan 128,72 derajat Bujur Timur. Episenter gempa terletak di daratan, sekitar 26 kilometer barat laut Maluku Tengah, dengan kedalaman 59 kilometer.
BMKG menjelaskan, gempa ini tergolong gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas deformasi batuan di dalam lempeng Banda atau dikenal sebagai mekanisme intra-slab. Dari hasil analisis mekanisme sumber, gempa tersebut memiliki tipe pergerakan naik (thrust fault).
Guncangan gempa dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah. Daerah Amahai, Liang, dan Kairatu merasakan getaran dengan intensitas III hingga IV MMI, yang berarti gempa dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah.
Sementara itu, getaran dengan intensitas II hingga III MMI dirasakan di Ambon, Seram Utara, hingga Sorong, dengan sensasi getaran seperti kendaraan berat yang melintas.
BMKG memastikan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Hingga pukul 07.15 WIB, hasil pemantauan juga belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. BMKG mengingatkan agar warga hanya mengakses informasi resmi melalui kanal komunikasi BMKG yang telah terverifikasi.
“Pastikan informasi gempa bumi hanya bersumber dari BMKG,” ujar Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Daryono.
BMKG terus melakukan pemantauan dan akan menyampaikan perkembangan terbaru apabila terjadi perubahan signifikan. (Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow












