Beranda Daerah Gerombolan Oknum Berkedok APH Buat Resah, Warga Bogor Barat Diteror Pemerasan Terorganisir

Gerombolan Oknum Berkedok APH Buat Resah, Warga Bogor Barat Diteror Pemerasan Terorganisir

Tangkap Layar: warga kepung oknum yang mengatasnamakan Aparat Penegak Hukum (APH) di wilayah Sukajaya.

Publikbicara.com – Modus lama dengan wajah baru kembali menghantui warga Kabupaten Bogor. Sejumlah oknum yang mengatasnamakan Aparat Penegak Hukum (APH) dan media diduga melakukan aksi pemerasan secara terorganisir di beberapa wilayah, dengan sasaran warga sipil.

Aksi ini hampir memakan korban di Kecamatan Sukajaya. Seorang warga bernama Nino mengaku didatangi sekelompok orang yang mengaku berasal dari Polres dan Polda. Mereka datang dengan nada mengintimidasi dan menyampaikan ancaman hukum.

Namun, gelagat mencurigakan para oknum tersebut memicu kewaspadaan warga sekitar. Setelah dilakukan penelusuran mandiri oleh warga, klaim para pelaku mulai diragukan hingga rencana pemerasan akhirnya gagal.

Peristiwa ini pun sempat menjadi perbincangan hangat di lingkungan setempat.

Kasus serupa kemudian mencuat di Kecamatan Nanggung. Seorang warga berinisial Y mengaku telah menjadi korban. Ia didatangi sekitar sepuluh orang, dua di antaranya perempuan, pada 30 Desember 2025.

“Mereka datang ramai-ramai, minta uang Rp150 juta dengan alasan kasusnya berat,” ungkap Y saat ditemui di Mapolsek Cigudeg, Minggu (4/1/2026).

Tekanan psikologis yang diberikan para pelaku membuat Y terpaksa menyerahkan uang. Total Rp7 juta diberikan, sebagian secara tunai dan Rp2 juta melalui transfer.

Praktik pemerasan dengan mencatut nama institusi kepolisian dan media ini dinilai sangat meresahkan. Selain merugikan masyarakat, aksi tersebut juga mencoreng nama baik institusi penegak hukum dan profesi jurnalistik.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi. Namun, informasi yang dihimpun menyebutkan enam orang terduga pelaku telah diamankan oleh Polres Bogor untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (Red).

READ  Gubernur Jabar Hentikan Sementara Dana Hibah Pendidikan: Terungkap Yayasan Baru Terima Miliaran Rupiah Tanpa Verifikasi

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakCFD Tegar Beriman Jadi Magnet Ekonomi, UMKM Raup Omzet di Awal 2026
Artikulli tjetër45 Atlet Terbaik Indonesia Masuk Radar SIWO Award 2025, Inilah Para Kandidat Penerus Legenda Olahraga Nasional