Beranda Daerah Madu Kelulut Jadi Sumber Pendidikan Gratis di Desa Karacak

Madu Kelulut Jadi Sumber Pendidikan Gratis di Desa Karacak

Publikbicara.com – Usaha budidaya madu kelulut yang digagas Yayasan Hikmat Insan Utama di Kampung Sipon Hilir RT 04/09, Desa Karacak, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, berhasil membawa manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Seluruh hasil usaha madu tersebut digunakan untuk membiayai pendidikan gratis bagi anak-anak di PAUD Al-Arsyad dan pesantren di bawah naungan yayasan.

Pengelola budidaya madu kelulut, Sani, menuturkan bahwa kegiatan ini telah berjalan selama lima tahun, seiring berdirinya PAUD Al-Arsyad. Dari awal hanya memiliki 39 koloni lebah, kini jumlahnya berkembang pesat menjadi sekitar 300 koloni.

“Awalnya kami rintis kecil-kecilan, tapi karena habitat di sini cocok, koloni lebah cepat berkembang. Sekarang bisa panen rutin setiap dua bulan,” kata Sani, Selasa (11/11/2025).

Dalam satu kali panen, yayasan bisa menghasilkan 40 hingga 90 liter madu, tergantung kondisi cuaca. Madu kelulut dijual dengan harga Rp250 ribu per kilogram, dengan omzet rata-rata sekitar Rp5 juta per bulan. Seluruh keuntungan dialokasikan untuk biaya operasional pendidikan.

“Keuntungan 100 persen kami gunakan untuk pendidikan gratis di PAUD dan pesantren. Namun karena kebutuhan operasional mencapai sekitar 8–9 juta per bulan, kami juga membuka usaha tambahan berupa Cafe Dportal by Al-Arsyad,” jelas dia.

Selain mendanai pendidikan, yayasan juga rutin memberikan santunan kepada anak yatim dan kaum duafa di sekitar wilayah.

“Seragam, alat tulis, bahkan kegiatan pengajian kami biayai dari hasil madu ini. Semuanya gratis untuk masyarakat,” sebutnya.

Budidaya madu kelulut ini tak hanya menjadi sumber ekonomi mandiri bagi yayasan, tetapi juga contoh nyata kolaborasi antara pelestarian alam dan pemberdayaan pendidikan di tingkat desa. (Ama).

READ  Soal Koperasi Merah Putih Ini Kata Mendes

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakPemkab Bogor Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Lewat Tim Reaksi Cepat Kebersihan
Artikulli tjetërKampung Keluarga Berkualitas Jadi Ujung Tombak Peningkatan SDM di Kabupaten Bogor