Publikbicara.com– Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali memicu kontroversi setelah menuntut agar Afghanistan mengembalikan pangkalan udara Bagram—bekas markas besar militer AS di dekat Kabul—yang kini dikuasai Taliban.
“Kami memberikannya kepada Taliban tanpa imbalan. Kami ingin pangkalan itu kembali,” ujar Trump dikutip dari Al Jazeera, Kamis (9/10/2025).
Dua hari berselang, Trump mempertegas pernyataannya lewat media sosial: “Jika Afghanistan tidak mengembalikan pangkalan udara Bagram kepada mereka yang membangunnya, Amerika Serikat, hal-hal buruk akan terjadi!”
Taliban menolak mentah-mentah ancaman tersebut. “Kami tidak akan menyerahkan pangkalan itu kepada negara mana pun,” tegas juru bicara Taliban.
Pernyataan Trump sontak memicu reaksi keras, tak hanya dari Taliban tetapi juga dari negara-negara tetangga seperti Rusia, yang memperingatkan potensi ketegangan baru di kawasan Asia Tengah.***
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow











![“Love Therapy” [2025]: Perjuangan Seorang Anak, Cinta yang Terlambat, dan Sarung untuk Bapak](https://i0.wp.com/publikbicara.com/wp-content/uploads/2025/06/IMG-20250620-WA0036.jpg?resize=100%2C75&ssl=1)

