Beranda Nasional Di Mimbar Jumat Mabes Polri, Kapolri Tekankan Pentingnya Rendah Hati di Tengah...

Di Mimbar Jumat Mabes Polri, Kapolri Tekankan Pentingnya Rendah Hati di Tengah Kekuasaan

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto saat melaksanakan Sholat Jumat bersama jamaah di Masjid Al-Ikhlas, Mabes Polri, Jumat (9/10/2026). Foto: Humas Polri.

Publikbicara.com – Pangkat dapat berubah, jabatan dapat berganti, dan kekayaan tidak selamanya bertahan. Namun, akhlak dan cara seseorang memperlakukan sesama menjadi cerminan nilai dirinya yang sesungguhnya. Pesan inilah yang ditekankan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto saat melaksanakan Sholat Jumat bersama jamaah di Masjid Al-Ikhlas, Mabes Polri, Jumat (9/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menyampaikan pesan moral mengenai pentingnya menjaga kerendahan hati, menjauhi kesombongan, serta menyadari bahwa jabatan, pangkat, kekuasaan, dan harta merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.

Kegiatan yang berlangsung pukul 11.50 hingga 12.50 WIB itu tidak hanya menjadi bagian dari ibadah rutin, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan mengingatkan kembali pentingnya akhlak dalam menjalankan kehidupan, termasuk ketika seseorang dipercaya memegang tanggung jawab besar.

Kapolri menegaskan bahwa kedudukan dan pencapaian tidak semestinya membuat seseorang merasa lebih tinggi daripada orang lain. Sebaliknya, setiap kepercayaan yang diterima harus menjadi dorongan untuk semakin bersyukur, bersikap bijaksana, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

“Jadilah pribadi yang selalu rendah hati, jangan sombong, dan jangan pernah merasa lebih hebat daripada orang lain. Jabatan, pangkat, dan kekuasaan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Hormati sesama, bantulah mereka yang membutuhkan, dan tetaplah menjadi pribadi yang sederhana,” pesan Kapolri kepada para jamaah seperti dikutip dari laman resmi Humas Polri. 

Pesan tersebut menempatkan kerendahan hati bukan sekadar sebagai sikap pribadi, melainkan sebagai nilai penting dalam menjalankan amanah. Semakin besar tanggung jawab yang diemban, semakin besar pula tuntutan untuk menjaga integritas, menghormati orang lain, serta memberikan teladan melalui tindakan nyata.

READ  Pemkab Bogor Segarkan Birokrasi, 21 Pejabat Resmi Dilantik

Menurut Kapolri, keimanan tidak cukup diwujudkan melalui ibadah secara ritual, tetapi juga harus tercermin dalam perilaku sehari-hari. Kejujuran, keikhlasan, kepedulian, dan rasa syukur perlu hadir dalam lingkungan kerja, keluarga, maupun kehidupan bermasyarakat.

Dalam konteks pengabdian, nilai-nilai tersebut menjadi pengingat bahwa kewenangan harus dijalankan secara bertanggung jawab dan tidak boleh menjadi alasan untuk merendahkan orang lain. Sikap sederhana dan kepedulian terhadap sesama justru menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan serta memperkuat hubungan antarmanusia.

Pelaksanaan Sholat Jumat bersama di Masjid Al-Ikhlas itu diharapkan menjadi momentum refleksi bagi seluruh jamaah untuk terus memperbaiki diri, mempererat tali silaturahmi, serta memelihara persaudaraan tanpa memandang pangkat, kedudukan, maupun latar belakang.

Pada akhirnya, kemuliaan seseorang tidak semata-mata ditentukan oleh tingginya jabatan atau besarnya harta yang dimiliki. Ketulusan hati, keluhuran akhlak, dan kesediaan memperlakukan orang lain dengan hormat merupakan nilai yang jauh lebih mendasar.

Pesan Kapolri tersebut menjadi pengingat bahwa kekuasaan sejatinya bukan alasan untuk meninggikan diri, melainkan tanggung jawab untuk semakin banyak berbuat baik. Sebab, jabatan mungkin memberikan seseorang kewenangan, tetapi kerendahan hati dan akhlaklah yang menunjukkan bagaimana kewenangan itu digunakan.

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakPuskesmas Pabuaran Indah dan Posyandu Nusa Indah Terbaik dalam Peningkatan Imunisasi di Jabar
Artikulli tjetërPolda Lampung Bongkar Empat Kasus Dugaan Perdagangan Ilegal