Beranda Internasional Richie Duta Richardo Kunci Gelar Pontianak International Challenge, Bidik Super 100

Richie Duta Richardo Kunci Gelar Pontianak International Challenge, Bidik Super 100

Tunggal Putra, Richie Duta Richardo raih gelar juara Pontianak International Challenge.

Publikbicara.com – Richie Duta Richardo menutup penampilannya di POLYTRON Pontianak International Challenge 2026 dengan gelar juara. Tunggal putra unggulan kedua itu menaklukkan wakil India, Ginpaul Sonna, dalam pertandingan final yang berlangsung ketat, Minggu (30/8/2026).

Richie harus bekerja keras sebelum memastikan kemenangan 24-22, 21-19 atas Ginpaul yang berstatus unggulan ketujuh. Hasil tersebut sekaligus memastikan Indonesia meraih tiga gelar juara pada turnamen yang berlangsung di Pontianak.

Sejak awal turnamen, Richie mengaku tidak memasang ekspektasi untuk bisa melaju hingga pertandingan terakhir dengan kemenangan dua gim secara konsisten. Ia memilih menjaga fokus dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.

“Dari hari awal pun saya tidak memikirkan saya bisa terus menang dengan dua gim sampai di babak final sekalipun. Cuma saya selalu memberikan permainan saya yang terbaik saja,” kata Richie dikutip dari laman resmi PBSI.

Pada gim pertama, pertandingan berjalan sengit. Setelah interval, Ginpaul sempat meningkatkan tempo permainan dan memangkas jarak perolehan angka. Namun, Richie mampu bertahan dan memanfaatkan sejumlah kesalahan lawannya pada fase akhir gim untuk mengamankan kemenangan 24-22.

Memasuki gim kedua, Richie kembali mendapat tekanan. Ia mengakui sempat melakukan beberapa kesalahan ketika pertandingan memasuki poin-poin krusial. Meski demikian, tunggal putra Indonesia itu mampu menjaga ketenangan hingga akhirnya menuntaskan pertandingan melalui reli terakhir.

“Di gim kedua, saya melakukan kesalahan di poin-poin kritis. Beruntung tadi bisa menuntaskan di rally terakhir,” ujarnya.

Gelar di Pontianak menjadi pencapaian yang berarti bagi Richie. Terlebih, kedua orang tuanya hadir langsung menyaksikan pertandingan final.

Richie pun mempersembahkan gelar tersebut kepada kedua orang tuanya, sekaligus kepada rekan-rekannya di pelatnas, pelatih, dan seluruh tim pendukung yang mendampinginya selama turnamen.

READ  Indonesia Pesta Gol, Bangladesh Dihajar 9-2 di GBK

“Saya ucapkan syukur dengan gelar ini. Saya persembahkan untuk kedua orang tua yang sudah hadir langsung ke sini. Teman pelatnas, pelatih dan tim pendukung,” tutur Richie.

Setelah memastikan gelar di level International Challenge, Richie tidak ingin berhenti pada pencapaian tersebut. Ia membidik tantangan yang lebih tinggi dengan target tampil dan meraih prestasi di turnamen berlevel Super 100.

“Setelah ini saya ingin membidik gelar yang lebih tinggi lagi seperti Super 100,” kata dia.

Ada satu hal unik yang turut menemani perjalanan Richie selama turnamen di Pontianak. Ia mendapat sugesti untuk terus mengenakan jersey dengan warna yang sama sejak babak pertama hingga final.

Menurut Richie, kebiasaan tersebut justru memberikan tambahan rasa percaya diri selama bertanding.

“Memang ada sugesti untuk terus menggunakan jersey dengan warna yang sama dari babak pertama sampai final. Bikin saya lebih percaya diri,” ungkapnya.

Dengan kemenangan tersebut, Richie meninggalkan Pontianak sebagai juara sekaligus membawa modal kepercayaan diri untuk menghadapi persaingan di level turnamen yang lebih tinggi.(Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakDejan/Apriyani Juara Dramatis di Pontianak, Comeback Jadi Kunci Gelar
Artikulli tjetërBigarage Jadi Andalan Pencari Sparepart BMW, Mercy hingga Fortuner di Cibinong