Tunggal Putra, Bismo Raya Oktora lolos ke babak perempatfinal Polytron Pontianak International Challenge 2026. Foto: PBSI.
Publikbicara.com – Bismo Raya Oktora harus melewati pertandingan sengit selama tiga gim untuk memastikan langkahnya ke babak perempatfinal Polytron Pontianak International Challenge 2026.
Pebulu tangkis tunggal putra unggulan ketiga itu menyingkirkan wakil Chinese Taipei, Cheng-Han Tsai, melalui pertarungan rubber game dengan skor 21-8, 14-21, 21-17 pada babak 16 besar di Pontianak, Kamis (27/8/2026).
Bismo mengawali pertandingan dengan permainan meyakinkan. Ia mampu mengendalikan jalannya gim pertama dan menang telak 21-8.
Namun, Cheng-Han memberikan perlawanan lebih kuat pada gim kedua. Bismo mengaku sempat kesulitan mengantisipasi kondisi angin yang memengaruhi permainan sehingga kehilangan gim tersebut dengan skor 14-21.
Memasuki gim penentuan, Bismo kembali menemukan ketenangannya. Ia berusaha bermain lebih lepas dan tidak membebani diri dengan hasil pertandingan hingga akhirnya mampu mengamankan kemenangan 21-17.
“Pertama-tama saya ingin mengucapkan rasa syukur, alhamdulillah hari ini bermain nggak ada cedera lagi,” kata Bismo dikutip dari laman resmi PBSI, Jumat (28/8).
Menurutnya, dukungan pelatih dan penonton turut menjadi faktor penting dalam kebangkitannya di gim ketiga. Suasana tersebut membuatnya lebih tenang sekaligus meningkatkan kepercayaan diri untuk menyelesaikan pertandingan.
“Saya bilang ke diri saya bahwa harus main lepas, nothing to lose, tidak perlu memikirkan menang atau kalah,” ujarnya.
Kemenangan atas Cheng-Han sekaligus membawa Bismo melangkah ke babak delapan besar. Namun, ia menyadari masih ada pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.
Pasalnya, Bismo telah tiga kali menjalani pertandingan hingga rubber game. Kondisi tersebut membuatnya ingin melakukan evaluasi, terutama terhadap penampilannya pada gim kedua.
“Setelah tiga kali selalu main rubber, saya harus lebih evaluasi lagi terutama di gim kedua. Bagaimana caranya lepas dari tekanan karena di perempatfinal bisa saja bertemu lawan yang lebih ketat,” tutur Bismo.
Selain fokus pada evaluasi teknis, Bismo juga bersyukur karena dapat menyelesaikan pertandingan tanpa mengalami cedera.
“Pertama-tama saya ingin mengucapkan rasa syukur, alhamdulillah hari ini bermain nggak ada cedera lagi,” katanya.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow












