Kepala Seksi Rehabilitasi SD Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor saat meninjau lokasi batas tanah sekolah.
Publikbicara.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor bergerak cepat menindaklanjuti laporan mengenai 120 unit pasangan meubelair yang tidak layak digunakan di SDN Kalongsawah 01, Kecamatan Jasinga. Tim dari Disdik turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus menginventarisasi kebutuhan sarana dan prasarana sekolah.
Kepala Seksi Rehabilitasi SD Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Sumanta, menjelaskan kerusakan meubelair tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari dampak bencana hingga penyimpanan dan pemeliharaan yang kurang optimal.
“Kerusakan terjadi karena faktor bencana, penyimpanan, dan pemeliharaan yang kurang baik. Selain itu, pihak sekolah belum menyampaikan laporan kepada Dinas Pendidikan sehingga dalam data kami kondisi meubelair tersebut masih tercatat baik,” ujar Sumanta usai melakukan peninjauan, Sabtu (11/7).
Menurutnya, komunikasi yang aktif antara sekolah dan Dinas Pendidikan menjadi faktor penting agar kebutuhan fasilitas belajar dapat segera ditangani. Karena itu, pihak sekolah diminta segera menyusun dan mengajukan proposal pengadaan meubelair agar proses pengusulan bantuan dapat dipercepat.
Disdik Kabupaten Bogor juga mendorong SDN Kalongsawah 01 untuk mengusulkan program revitalisasi sekolah melalui pemerintah pusat sehingga kebutuhan sarana pendidikan dapat dipenuhi secara bertahap.
Dalam kunjungan tersebut, tim Disdik tidak hanya memeriksa kondisi meubelair. Hasil peninjauan juga mencatat kebutuhan pembangunan pagar sekolah serta Tembok Penahan Tanah (TPT) yang dinilai perlu mendapat perhatian guna menunjang keamanan dan keselamatan lingkungan sekolah.
Hasil inventarisasi tersebut akan menjadi bahan evaluasi Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor untuk menentukan langkah penanganan sesuai skala prioritas dan mekanisme penganggaran yang berlaku.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow












