Publikbicara.com – Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Rudy Susmanto mulai mengintensifkan pelestarian sejarah sebagai bagian dari strategi memperkuat identitas daerah.
Langkah tersebut diwujudkan melalui ekspedisi penelusuran jejak sejarah di wilayah Cisarua hingga Ciawi. Kegiatan ini mengungkap sejumlah peninggalan penting, mulai dari makam tua era kolonial Belanda, rumah bersejarah sejak 1930-an, hingga jejak kejayaan perkebunan teh dan kina di kawasan Puncak.
Dalam penelusuran tersebut juga ditemukan situs bersejarah seperti makam Dr. M. Goenawan Parto Widigdo serta kompleks makam keluarga Johannes van den Bosch yang memiliki keterkaitan dengan perjalanan sejarah Indonesia.
Rudy menegaskan, pelestarian sejarah tidak hanya bertujuan menjaga peninggalan masa lalu, tetapi juga menjadi fondasi dalam pembangunan daerah ke depan.
“Pelestarian sejarah adalah bagian penting dalam membentuk identitas Kabupaten Bogor. Ini menjadi pengingat bahwa setiap warisan merupakan tanggung jawab bersama untuk dijaga dan dihargai,” ujarnya.
Menurutnya, upaya ini juga penting untuk menjaga memori kolektif masyarakat sekaligus menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar tetap terhubung dengan nilai-nilai sejarah daerah.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bogor juga mendorong pemanfaatan potensi tersebut sebagai destinasi wisata sejarah yang edukatif dan berkelanjutan.
Langkah ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat sekaligus memperkuat citra daerah.
Dengan pendekatan tersebut, Pemkab Bogor menargetkan pelestarian sejarah tidak hanya berhenti sebagai dokumentasi masa lalu, tetapi menjadi bagian dari arah pembangunan yang berkarakter dan berkelanjutan.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow












