Beranda Daerah Penguatan Kamtibmas, Polri Kerahkan Ratusan Personel ke Maluku Utara dan Papua Tengah

Penguatan Kamtibmas, Polri Kerahkan Ratusan Personel ke Maluku Utara dan Papua Tengah

Karo Penmas Divhumas Polri, Trunoyudo Wisnu Andiko. Foto: Humas Polri.

Publikbicara.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengerahkan ratusan personel ke Papua Tengah dan Maluku Utara guna memperkuat pengamanan menyusul perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kedua wilayah tersebut.

Sebanyak 148 personel gabungan dijadwalkan berangkat ke Papua Tengah pada Minggu (5/4) pukul 01.00 WIB menggunakan maskapai Batik Air dengan tujuan Nabire. Pasukan ini terdiri dari 100 personel Brimob, 10 personel Badan Intelijen dan Keamanan (BIK), 20 personel Bareskrim, serta dukungan dari Divpropam dan Itwasum.

Sementara itu, untuk Maluku Utara, sebanyak 12 personel Divpropam telah diberangkatkan lebih awal pada Sabtu (4/4) pagi menggunakan pesawat Beechcraft. Adapun sebagian personel lainnya masih dalam proses keberangkatan.

Pengerahan ini dilakukan setelah terjadinya sejumlah insiden yang memicu gangguan kamtibmas. Di Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, konflik antarwarga pecah setelah kasus dugaan pembunuhan di Desa Bobane Jaya.

Bentrokan meluas hingga melibatkan warga Desa Sibenpopo, menyebabkan korban jiwa serta kerusakan rumah, fasilitas umum, dan tempat ibadah.

Aparat gabungan TNI-Polri bersama pemerintah daerah telah melakukan penanganan cepat, dan situasi dilaporkan mulai kondusif sejak Jumat (3/4) sore.

Di sisi lain, insiden serius juga terjadi di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah. Seorang anggota Polri, Bripda Juventus Edowai, meninggal dunia setelah menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal.

Karo Penmas Divhumas Polri, Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan penambahan personel merupakan langkah cepat institusinya dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah terdampak.

“Polri mengedepankan penguatan pengamanan sekaligus penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan, dengan tetap mengutamakan pendekatan humanis,” ujarnya.

Polri juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, termasuk potensi provokasi yang dapat memperburuk situasi.

READ  Taufiq R. Abdullah Soroti Kompleksitas Situasi Papua

Saat ini, penyelidikan terhadap kasus di Halmahera Tengah dan Dogiyai masih terus berlangsung. Aparat memastikan langkah pengamanan akan terus diperkuat untuk menjaga situasi tetap terkendali.(Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakKebakaran Kendaraan di Tol Jagorawi, Api Dipadamkan Kurang dari Satu Jam
Artikulli tjetërCFD Tegar Beriman Diserbu Warga, UMKM Raup Berkah Usai Lebaran