Bendera Republik Islam Iran. Foto: Kedubes Iran untuk Indonesia.
Publikbicara.com – Kedutaan Besar (Kedubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi menyampaikan belasungkawa mendalam kepada pemerintah dan rakyat Indonesia atas insiden salah satu anggota Kontingen Garuda yang tengah bertugas misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) gugur.
Prajurit tersebut diketahui bernama Farizal Rhomadhon, anggota Kontingen Garuda yang tengah bertugas misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
“Kedutaan Besar Republik Islam Iran menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada Pemerintah dan rakyat Indonesia atas wafatnya secara tragis seorang penjaga perdamaian Indonesia yang bertugas di bawah UNIFIL,” demikian pernyataan resmi tersebut.
Selain menyampaikan duka, Iran juga menuding serangan tersebut sebagai bagian dari agresi berkelanjutan Israel. Dalam pernyataannya, Iran menyebut aksi itu tidak terlepas dari dukungan Amerika Serikat.
Iran menilai penargetan terhadap personel pasukan perdamaian PBB merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan tidak dapat dibenarkan.
“Kami dengan tegas mengutuk tindakan keji ini yang akibat langsung dari agresi berkelanjutan Israel yang dilakukan dengan keterlibatan dan dukungan penuh dari Amerika Serikat. Menargetkan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan tidak boleh dibiarkan tanpa hukum,” tegas pernyataan tersebut.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow












