Beranda Daerah Produksi Susu Nasional Tertahan, BRIN Siapkan Solusi Teknologi Terpadu

Produksi Susu Nasional Tertahan, BRIN Siapkan Solusi Teknologi Terpadu

Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), R. Nunung Nuryartono. Foto: Humas BRIN.

Publikbicara.com – Produksi susu nasional masih menghadapi tantangan struktural, terutama karena dominasi peternak skala kecil yang tersebar di pedesaan. Kondisi ini membuat produktivitas belum optimal, sementara kebutuhan susu dalam negeri terus meningkat.

Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), R. Nunung Nuryartono, mengatakan bahwa solusi atas persoalan tersebut memerlukan intervensi berbasis teknologi dan inovasi yang terarah.

“Produktivitas harus ditingkatkan, teknologi tepat guna perlu disediakan, dan akses pasar bagi peternak kecil harus dibuka,” ujar Nunung dikutip dari laman BRIN, Sabtu (28/3).

BRIN, lanjutnya, telah menyiapkan strategi pengembangan melalui tiga pilar utama, yakni peningkatan kualitas genetik ternak, penerapan teknologi pertanian cerdas berbasis Internet of Things (IoT), serta inovasi di sektor pakan.

Meski berbagai teknologi tersebut telah tersedia, tantangan utama berikutnya adalah memastikan akses yang merata bagi peternak kecil. Menurut Nunung, inovasi tidak hanya harus canggih, tetapi juga terjangkau dan mudah diterapkan secara luas.

Di sisi lain, peningkatan permintaan susu nasional juga menjadi perhatian, seiring dengan program pemenuhan gizi pemerintah, termasuk program makanan sekolah. Kondisi ini dinilai mendesak penyusunan peta jalan industri susu dalam negeri.

Nunung menegaskan bahwa pengembangan sektor sapi perah berkelanjutan menjadi prioritas nasional yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, industri, hingga lembaga riset.

Selain itu, BRIN mendorong pendekatan pembangunan yang terintegrasi dengan menyeimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.

Konsep ini mencakup pengelolaan ternak yang efisien, pemanfaatan lahan, hingga pengolahan limbah berbasis ekonomi sirkular.

Dalam kerangka kebijakan, koordinasi lintas kementerian juga diperkuat, termasuk dengan Kementerian Pertanian, Lingkungan Hidup, dan Perdagangan, guna memastikan pengembangan industri susu berjalan komprehensif.

READ  Punya Program Unggulan, Pemkab Bogor Raih Mandaya Awards 2025

BRIN menetapkan lima fokus utama dalam pengembangan industri susu nasional, yakni peningkatan produksi dan produktivitas, pengurangan impor, peningkatan kesejahteraan petani, penguatan sistem berkelanjutan, serta penguatan rantai nilai industri.

“Kelima tujuan ini saling terkait dan menjadi fondasi dalam membangun industri susu nasional yang tangguh,” kata Nunung.(Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakDestinasi Favorit Keluarga, Situ Daun Waterpark Ramai Pengunjung
Artikulli tjetërDony Tri Pamungkas Jawab Kepercayaan Pelatih dengan Performa Solid