Publikbicara.com – Hujan deras kembali memicu genangan air di ruas Jalan Lingkar Barengkok – Karacak, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Sabtu (28/3/2026). Kondisi ini dikeluhkan warga karena menghambat mobilitas di jalur penghubung Leuwiliang – Pamijahan hingga Bantarkaret, Kecamatan Nanggung.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 17.30 WIB, air menggenangi badan jalan dengan ketinggian yang cukup mengganggu kendaraan yang melintas. Sejumlah pengendara bahkan memilih berhenti untuk menghindari risiko kerusakan kendaraan.
Salah satunya Udin (35), pengendara motor yang tengah menuju Pamijahan dari Pasar Leuwiliang. Ia mengaku terpaksa menepi dan menunggu genangan surut.
“Airnya cukup tinggi dan deras. Saya pilih berhenti dulu daripada motor rusak,” ujarnya.
Keluhan serupa juga disampaikan pejalan kaki yang melintas. Ia menilai persoalan utama terletak pada minimnya saluran drainase di sepanjang ruas jalan tersebut.
“Air hujan tidak punya jalur pembuangan, jadi langsung menggenang di jalan. Kalau terus dibiarkan, jalan bisa cepat rusak,” katanya.
Diketahui, Barengkok – Karacak diketahui merupakan akses strategis yang menghubungkan sejumlah wilayah di Bogor Barat. Namun, genangan yang kerap terjadi saat hujan deras dinilai menjadi persoalan berulang yang belum tertangani.
Selain menghambat lalu lintas, kondisi ini juga berpotensi mempercepat kerusakan infrastruktur jalan akibat paparan air secara terus-menerus.
Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan penanganan, terutama melalui pembangunan dan perbaikan sistem drainase, agar genangan tidak lagi menjadi masalah rutin setiap musim hujan.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow













