Tunggal Putra Indonesia Alwi Farhan. Foto: PBSI.
Publikbicara.com – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan melanjutkan tren positifnya di turnamen All England 2026 setelah menyingkirkan unggulan ketujuh asal Chinese Taipei, Chou Tien Chen, pada babak 16 besar, Kamis (5/3/2026).
Alwi meraih kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-13, 21-19 dalam pertandingan yang berlangsung di Birmingham, Inggris.
Kemenangan tersebut memastikan langkah Alwi ke babak perempat final sekaligus menjaga peluang Indonesia di sektor tunggal putra.
Usai pertandingan, Alwi mengaku bersyukur dapat meraih kemenangan atas pemain berpengalaman seperti Chou Tien Chen.
“Alhamdulillah, waktu Tuhan pasti yang terbaik. Saya berada di sini bukan karena diri saya, tapi karena Tuhan,” ujar Alwi dikutip dari PBSI, Jumat (6/3/2026).
Menurutnya, pertandingan kali ini tidak jauh berbeda dengan pertemuan mereka sebelumnya di Australian Open 2025. Namun, ia lebih fokus mengendalikan diri dan mengatasi keraguan yang sempat muncul.
“Saya mencoba lebih melawan diri saya sendiri, melawan rasa ragu-ragu dan trauma yang ada. Itu yang membuat saya bisa memenangkan pertandingan,” katanya.
Alwi juga menilai Chou Tien Chen merupakan pemain yang memiliki karakter permainan unik dan bisa tampil semakin baik ketika mendapat perhatian penonton.
Karena itu, ia berusaha menjaga tempo permainan agar tetap stabil dan tidak terpancing ritme lawan.
“Chou pemain yang unik. Semakin diperhatikan justru permainannya bisa keluar. Jadi saya mencoba lebih meredam situasi dan tetap fokus,” jelasnya.
Pada babak berikutnya, Alwi berpeluang menghadapi pebulu tangkis Thailand Kunlavut Vitidsarn.
Ia mengaku siap memberikan permainan terbaik jika kembali bertemu lawan tersebut.
“Saya akan reset pikiran dulu dan fokus untuk pertandingan berikutnya,” ujarnya.
Sementara itu, langkah tunggal putra Indonesia lainnya Jonatan Christie harus terhenti di babak 16 besar setelah kalah dari wakil Chinese Taipei Lin Chun-Yi.
Jonatan yang merupakan unggulan keempat takluk dalam dua gim dengan skor 19-21, 12-21.
Jonatan mengakui lawannya tampil sangat baik dan mampu memainkan tempo pertandingan lebih cepat.
“Lin Chun-Yi bermain sangat baik hari ini. Dia punya variasi pukulan yang cukup menyulitkan dan tidak mudah dimatikan,” kata Jonatan.
Ia menilai beberapa kesalahan dalam penerapan strategi membuat dirinya kesulitan mengimbangi permainan lawan.
“Secara keseluruhan masih ada yang harus dievaluasi. Saya mungkin kurang tenang dan kurang sabar di beberapa momen,” ujarnya.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow













