Beranda Daerah Viral di TikTok, Warga Soroti Menu MBG SDN Pasir Peuteuy

Viral di TikTok, Warga Soroti Menu MBG SDN Pasir Peuteuy

Tampilan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) SPPG Parakanmuncang 003. Foto: tangkap layar akun TikTok @gibran.12978.

Publikbicara.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah video yang menampilkan isi paket makanan untuk siswa SD viral di media sosial.

Video tersebut diunggah melalui akun TikTok @gibran.12978 pada Jumat (27/2/2026). Dalam rekaman itu, seorang perempuan memperlihatkan isi goodie bag bertuliskan “SPPG Parakanmuncang 003, Yayasan Tidar Biru Sejahtera” yang disebut sebagai jatah makan untuk dua hari.

Perempuan tersebut secara terbuka mempertanyakan kelayakan menu yang diterima siswa di SDN Pasir Peuteuy, Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung.

“Semoga yang kerja di dapur ini videonya lewat beranda kalian ya,” ujarnya dalam video tersebut.

Ia kemudian mengeluarkan satu per satu isi tas yang terdiri dari satu buah pisang, satu botol susu kemasan, satu kue bolu kukus mekar, serta satu jenis makanan lain yang disebutnya sebagai kentang rebus atau kukus.

“Ini buat dua hari loh,” katanya sambil menunjukkan isi paket.

Menurutnya, jumlah tersebut tidak mencerminkan kecukupan gizi untuk dua hari konsumsi anak sekolah dasar.

“Berarti susunya buat dua hari, diminumnya segini, pisang ini dimakan setengah. Gimana mau bergizi ini? Dua hari dikasih satu. Terus ini kue, kentang, nggak tahu direbus atau dikukus. Buat dua hari segini, kira-kira berapa duit?” ucapnya.

Video tersebut langsung menuai beragam komentar dari warganet yang mempertanyakan standar gizi dan distribusi program MBG di wilayah tersebut.

Hingga berita ini dimuat belum ada klarifikasi dari pihak terkait.(Red).

READ  Koalisi Gerinda dan PPP di Pilkada Kabupaten Bogor di Tentang Mulyadi, Orang Dekat Prabowo Subianto

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakPrioritaskan Keselamatan, RI Sarankan Penundaan Umrah Sementara Waktu
Artikulli tjetërLahan Tertimbun Sampah 5 Tahun, Warga Lakukan Unjuk Rasa di TPAS Galuga