Beranda Nasional Laga Krusial di Surabaya, Umuh Tekankan Berikan Pesan 

Laga Krusial di Surabaya, Umuh Tekankan Berikan Pesan 

Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar bersama Uilliam Barros Pereira usai pertandingan. Foto: Persib.

Publikbicara.com – Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mengingatkan seluruh pemain untuk tidak menganggap enteng Persebaya Surabaya dalam lanjutan pekan ke-24 Super League 2025/2026.

Maung Bandung dijadwalkan bertandang ke Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (2/3/2026), dalam laga yang diprediksi berlangsung ketat.

Meski saat ini Persib memimpin klasemen sementara dengan 53 poin, Umuh menilai posisi tersebut tidak boleh membuat tim terlena. Ia menekankan pentingnya konsentrasi penuh, terutama karena laga tandang selalu menghadirkan tekanan berbeda.

“Jangan menganggap enteng terhadap lawan, harus benar-benar konsentrasi. Saat di Surabaya nanti, mainnya tetap ngotot. Tenaga dan pikiran harus dilipatgandakan,” tegas Umuh seperti dikutip dari laman resmi klub.

Menurutnya, Persebaya bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Pada pertemuan putaran pertama di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, 12 September 2025 lalu, Persib hanya mampu menang tipis 1-0 melalui gol tunggal Uilliam Barros Pereira. Pertandingan tersebut menjadi bukti bahwa Bajul Ijo memiliki daya saing tinggi.

Saat ini Persebaya menempati posisi kelima klasemen dengan koleksi 38 poin dan masih berpeluang merangsek ke papan atas. Kondisi tersebut membuat laga di Surabaya dipastikan berjalan dengan tensi tinggi.

Selain faktor teknis, Umuh juga menyoroti jadwal padat yang harus dijalani tim selama Ramadan. Dengan waktu persiapan yang relatif singkat, ia meminta seluruh elemen tim menjaga fokus dan kondisi fisik agar tetap prima.

“Kami harus selalu punya poin di setiap pertandingan,” ujarnya.(Red).

READ  Manchester City dalam Bayang-Bayang Kasus Finansial, Sidang Dimulai Pekan Depan

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakProgram “Rumah Asri” Polres Bogor Sentuh PHL yang Lama Mengabdi
Artikulli tjetërFIFA di Bawah Infantino Dinilai Ubah Peta Kompetisi, Indonesia Ikut Terdongkrak