Publikbicara.com – Program transformasi digital masjid yang digagas Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bogor bersama iSalaam dan Bank BJB Syariah mendapat perhatian pemerintah pusat. Ketiganya diundang ke Istana Negara dan diterima langsung oleh Kepala Staf Presiden, Muhammad Qodari, untuk mempresentasikan konsep digitalisasi masjid.
Dalam pertemuan tersebut, hadir Ketua DMI Kabupaten Bogor H. TB Irwan Kurniawan, CEO iSalaam Prof. H. Munawar Fuad, serta Direktur Utama Bank BJB Syariah Arief Setyahadi. Mereka memaparkan rancangan sistem digital terpadu yang menyasar tata kelola masjid secara menyeluruh.
Program yang dipresentasikan meliputi pendataan masjid berbasis database terverifikasi, digitalisasi administrasi dan keuangan, integrasi layanan perbankan syariah, hingga pengembangan platform layanan jamaah dan ekosistem pemberdayaan berbasis masjid.
CEO iSalaam, Prof. H. Munawar Fuad, menyatakan pihaknya memiliki komitmen untuk bersinergi dengan pemerintah pusat dan daerah dalam memakmurkan masjid melalui transformasi digital.
“Inilah bentuk kolaborasi antara iSalaam, BJB Syariah, dan DMI Kabupaten Bogor yang terus berjalan dan semakin menguat,” ujarnya.
Salah satu fokus utama adalah digitalisasi pengelolaan donasi, infak, zakat, serta laporan keuangan berbasis sistem yang transparan dan akuntabel. Melalui integrasi dengan Bank BJB Syariah, ekosistem keuangan masjid diharapkan lebih tertata dan profesional.
Ketua DMI Kabupaten Bogor, H. TB Irwan Kurniawan, mengatakan proses penataan menuju transformasi digital telah dimulai. Pendataan menyeluruh terus dilakukan mengingat jumlah masjid di Kabupaten Bogor yang sangat besar.
Kabupaten Bogor bahkan diajukan sebagai role model nasional. Keberadaan Masjid Nurul Wathon yang dibangun Pemerintah Kabupaten Bogor disebut menjadi salah satu contoh pengembangan masjid berbasis tata kelola modern.
Dengan pemaparan di Istana Negara, program digitalisasi masjid dari Kabupaten Bogor kini memasuki babak baru. Pemerintah pusat membuka ruang kolaborasi lanjutan untuk mendorong modernisasi pengelolaan masjid yang lebih transparan, terintegrasi, dan berbasis teknologi.(Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow












