Beranda Hukum Bareskrim Periksa Admin YouTube Terkait Dugaan Penghinaan Suku Toraja

Bareskrim Periksa Admin YouTube Terkait Dugaan Penghinaan Suku Toraja

Publikbicara.com – Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri memeriksa seorang saksi berinisial SB terkait dugaan penghinaan terhadap suku Toraja dalam sebuah video yang diunggah di kanal YouTube milik komika Pandji Pragiwaksono.

Pemeriksaan dilakukan di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat suku Toraja yang merasa adat dan budaya mereka direndahkan dalam materi pertunjukan stand up comedy yang dipublikasikan melalui platform digital.

Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri, Kombes Pol Rizki Prakoso, mengatakan penyidik mengajukan 33 pertanyaan kepada SB yang diketahui berperan sebagai admin kanal YouTube tersebut.

“Kami telah memeriksa saudara SB selaku admin kanal yang mengunggah konten pada 8 Juni 2021. Pemeriksaan ini bagian dari proses penyidikan atas laporan dugaan penghinaan melalui media elektronik,” ujar Rizki dalam keterangan resmi.

Menurut penyidik, materi pemeriksaan meliputi proses penyuntingan video, penyusunan narasi dan deskripsi konten, hingga mekanisme serta waktu publikasi.

Dari hasil pemeriksaan sementara, SB mengaku melakukan proses editing, penulisan narasi, serta pengunggahan video atas arahan pemilik kanal.

SB diketahui telah bekerja sama dengan Pandji sejak 2010 sebagai editor video. Sejak 2019, ia dipercaya mengelola kanal YouTube komika tersebut secara penuh.

Polisi menegaskan bahwa perkara ini masih dalam tahap pendalaman. Sejumlah alat bukti digital serta keterangan tambahan tengah dikumpulkan untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

“Proses penyidikan masih berjalan. Kami mengedepankan profesionalitas dan transparansi dalam menangani setiap laporan masyarakat,” kata Rizki.

Kasus ini menambah daftar penanganan perkara dugaan pelanggaran melalui media elektronik, seiring meningkatnya distribusi konten digital yang bersinggungan dengan isu sensitif budaya dan identitas.(Red).

READ  Prabowo Wanti-wanti Ancaman Perang Dunia III, Indonesia Diminta Siap Hadapi Dampak Global

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakIndonesia – AS Perkuat Kerja Sama Pertahanan, Fokus Stabilitas Indo-Pasifik
Artikulli tjetërHukum Membaca Al-Qur’an di Smartphone, Sah atau Tidak?