Publikbicara.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bogor, Eva Rudy Susmanto, menekankan pentingnya sikap bijak dan adaptif dalam menghadapi era digital yang kian terbuka. Ia mengajak seluruh jajaran PKK untuk berperan aktif membangun sinergi lintas sektor demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor.
Penegasan tersebut disampaikan Eva saat membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas dan Manajemen Pengurus serta Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan se-Kabupaten Bogor yang digelar di Cibinong, Senin (9/2).
Kegiatan ini diikuti oleh para Ketua TP PKK Kecamatan, pengurus, serta perwakilan PKK dari seluruh wilayah Kabupaten Bogor. Sejumlah pemangku kepentingan turut hadir, di antaranya Ketua IKIAD Kabupaten Bogor, Ketua Kadin Kabupaten Bogor, jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor, serta perwakilan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bogor.
Pelatihan tersebut menghadirkan narasumber Dr. Yane Ardian Bima Arya, yang membawakan materi penguatan kepemimpinan dan manajemen organisasi.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas para pengurus PKK agar lebih profesional dan adaptif dalam menjalankan program di masing-masing wilayah.
Eva menegaskan bahwa derasnya arus informasi di era digital menuntut pengurus PKK untuk lebih selektif dalam menyikapi dan menyebarkan informasi.
Ia mengingatkan agar konten yang dibagikan kepada masyarakat tetap edukatif, positif, serta sejalan dengan nilai-nilai PKK.
“Keberhasilan program PKK tidak hanya ditentukan oleh ketua atau pengurus inti, tetapi oleh seluruh unsur, mulai dari pengurus, kader, hingga para penyuluh di lapangan,” ujar Eva.
Menurut Eva, gerakan PKK hanya dapat berjalan optimal apabila ditopang oleh semangat kerelawanan dan keikhlasan dalam melayani masyarakat. Ia meyakini bahwa kerja tulus tanpa pamrih akan memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.
“Saya mengajak seluruh pengurus untuk terus berjalan bersama demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor,” tegasnya.
Eva berharap pelatihan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan mampu memberikan dampak nyata di lapangan. Para peserta diminta untuk menularkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh kepada PKK tingkat desa, sehingga sinergi antara desa, kecamatan, dan kabupaten dapat terjaga secara berkelanjutan.
Ia juga menekankan peran strategis Ketua TP PKK Kecamatan sebagai figur pengayom bagi anggotanya. Kemampuan berkomunikasi, menenangkan, serta menghadirkan solusi dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan program-program PKK.
“Terima kasih kepada seluruh panitia dan pengurus PKK, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, yang terus konsisten mendukung dan menggerakkan program-program PKK,” pungkasnya. (Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow













