Beranda Nasional Garuda Academy CORE 4.0 Tuntas, 10 Lulusan Disiapkan Perkuat Tata Kelola PSSI

Garuda Academy CORE 4.0 Tuntas, 10 Lulusan Disiapkan Perkuat Tata Kelola PSSI

Program pengembangan sumber daya manusia sepak bola Garuda Academy CORE 4.0 resmi ditutup. Foto: PSSI.

Publikbicara.com – Program pengembangan sumber daya manusia sepak bola Garuda Academy CORE 4.0 resmi ditutup melalui Graduation Ceremony di Jakarta, Kamis (29/1/2026). Penutupan ini menandai kelulusan sepuluh peserta terbaik yang diproyeksikan mengisi peran strategis dalam penguatan tata kelola dan profesionalisme sepak bola Indonesia.

Garuda Academy merupakan program inisiatif PSSI yang dijalankan melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) dengan durasi hampir satu tahun. Program ini dimulai dari CORE 1.0 pada 29 April 2025 dan berlanjut bertahap hingga fase akhir CORE 4.0 yang dimulai pada 27 Januari 2026.

Sejak tahap awal, program diikuti 105 peserta hasil seleksi dari lebih 300 pendaftar dengan latar belakang pengelolaan sepak bola yang beragam. Melalui proses evaluasi berlapis di setiap fase, jumlah peserta mengerucut hingga tersisa 10 orang pada tahap akhir.

Pada CORE 4.0, materi difokuskan pada tiga pilar utama manajemen sepak bola modern, yakni manajemen strategis, manajemen keuangan, serta tata kelola organisasi. Program ini menghadirkan pemateri dari Asian Football Confederation (AFC), di antaranya Lazarus J. Xavier dari AFC Member Association Division serta Yazeen Buhari, AFC & ACE Consultant/Lecturer.

Direktur Utama PT GSI, Marsal Masita, menyatakan para lulusan telah melalui proses panjang yang menuntut konsistensi tinggi.

“Dari lebih dari 300 pendaftar, kami menyeleksi 105 peserta terbaik, dan hari ini tersisa sepuluh orang yang telah melalui seluruh proses tersebut. Artinya, mereka bukan orang sembarangan. Ada ekspektasi, tanggung jawab, dan tekanan, karena mereka adalah top 10,” ujarnya.

Menurut Marsal, Garuda Academy dirancang sebagai instrumen strategis untuk memperkuat fondasi pengelolaan sepak bola nasional melalui peningkatan kualitas SDM. PSSI menargetkan perluasan dampak program ke tingkat daerah.

READ  PSSI Resmi Tunjuk Gerard Vanenburg sebagai Pelatih Timnas Indonesia U-23

“Sepak bola Indonesia memiliki tantangan geografis besar dengan 38 provinsi. Mulai tahun depan kami menargetkan menjangkau lebih dari 10 asosiasi provinsi. Modul Garuda Academy juga akan didistribusikan ke tingkat asosiasi provinsi agar dampaknya lebih luas,” katanya.

Para lulusan CORE 4.0 disebut akan menjadi bagian penting dalam agenda pengembangan organisasi PSSI, termasuk dalam rencana restrukturisasi di sejumlah sektor strategis. Mereka juga tergabung dalam jaringan administrator sepak bola di bawah naungan AFC Academic Centre of Excellence.

Dengan berakhirnya CORE 4.0, Garuda Academy diharapkan menjadi fondasi penguatan tata kelola industri sepak bola nasional, sekaligus mendorong kontribusi SDM Indonesia di level regional dan global.(Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakHari Keenam Pencarian, Dua Jenazah Ditemukan di Lokasi Longsor
Artikulli tjetërMenlu Iran Bertemu Erdogan, Sepakat Perkuat Hubungan dan Dorong Diplomasi Nuklir