Beranda Daerah Hujan Deras Picu Longsor di Curugbitung, Jalur Vital Warga Terputus

Hujan Deras Picu Longsor di Curugbitung, Jalur Vital Warga Terputus

Publikbicara.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor Barat dalam beberapa hari terakhir memicu longsor tebing yang menutup total Jalan Ace Tabrani di Kampung Nunggul, Desa Curugbitung, Kecamatan Nanggung, Rabu (30/1) sekitar pukul 16.30 WIB.

Material tanah dan bebatuan menimbun badan jalan hingga tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Ruas tersebut merupakan akses utama penghubung Desa Curugbitung, Desa Cisarua, dan Desa Malasari yang selama ini menjadi jalur vital aktivitas warga antar desa.

Akibatnya, kendaraan roda empat dari arah Malasari, Cisarua, maupun Curugbitung terpaksa memutar lebih jauh melalui jalur alternatif Desa Bantarkaret. Sementara kendaraan roda dua mulai dapat melintas secara terbatas dengan pengawasan warga.

Sekretaris Desa Curugbitung, Iyus, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, longsor terjadi menjelang sore dan langsung menutup badan jalan.

“Iya benar, sekitar pukul 16.30 WIB terjadi longsor yang menutup Jalan Ace Tabrani di Kampung Nunggul,” ujar Iyus.

Begitu menerima laporan, pemerintah desa segera berkoordinasi dengan para Ketua RT dan RW untuk menggerakkan warga melakukan gotong royong membersihkan material longsor.

“Kami langsung menginformasikan kepada RT, RW, dan warga untuk bersama-sama membersihkan material longsor,” jelasnya.

Selain itu, laporan kejadian telah disampaikan kepada UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah VI Cigudeg, Kecamatan Nanggung, Polsek Nanggung, serta Koramil Nanggung.

Proses pembersihan sementara masih dilakukan secara manual oleh masyarakat bersama tim gabungan Forkopimcam Kecamatan Nanggung. Namun, penanganan maksimal menunggu kedatangan alat berat dari UPT.

Kepala UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah VI Cigudeg, Bobby Wahyudi, mengatakan pihaknya telah menurunkan petugas untuk pengecekan awal di lokasi.

“Tim penilik wilayah Kecamatan Nanggung sudah mengecek lokasi. Kami akan segera melakukan evakuasi material longsor agar akses jalan kembali terbuka,” kata Bobby.

READ  Permukiman Hambaro Dilanda Kebakaran, Warga Kehilangan Rumah dan Usaha Sandal

Ia menjelaskan, alat berat milik UPT saat ini dalam proses mobilisasi dari Jasinga setelah sebelumnya digunakan oleh UPT Infrastruktur Irigasi wilayah Jasinga.

“Jika kondisi memungkinkan dan dinilai aman, malam ini alat berat kami mobilisasi. Namun jika berisiko, pembersihan dilanjutkan besok pagi,” ujarnya. (Red).

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakKKN UMBR Bekali Warga Pasir Madang Olah Hasil Pertanian Jadi Produk Bernilai Jual
Artikulli tjetërAdnan/Indah Jaga Asa Indonesia di Thailand Masters 2026