Ketua DPK KNPI Kecamatan Nanggung Koharudin kenakan jas biru KNPI.
Publikbicara.com – Kepulan asap di area tambang emas PT Antam UBPE Pongkor sejak Selasa malam (13/1/2026) memicu kegelisahan publik.
Di tengah isu gas beracun dan dugaan korban, informasi resmi justru minim. Dan DPK KNPI Kecamatan Nanggung menilai situasi ini berbahaya.
Ketua terpilih KNPI Nanggung, Koharudin, menegaskan hingga kini belum ada data valid terkait dampak asap, termasuk kepastian korban dari kalangan pekerja maupun warga sekitar.
“Tidak ada kejelasan soal korban dan penyebab asap. Jika dibiarkan, ini hanya memperbesar keresahan masyarakat,” tegasnya. Jumat, (16/1/2026).
Ketua DPK KNPI Nanggung mendesak BPBD, Dinas Kesehatan, Kepolisian, Forkopimcam, dan manajemen PT Antam membuka informasi secara transparan. Ketertutupan dinilai hanya memicu spekulasi dan ketidakpercayaan publik.
Sementara itu, Kapolsek Nanggung AKP Ucup Supriatna menyatakan pengecekan masih berlangsung dan belum ada bukti gas beracun atau korban seperti isu viral. Pemerintah Kabupaten Bogor dan PT Antam mengklaim terus melakukan pemantauan.
Lebih lanjut, Koharudin menegaskan akan mengawal kasus ini hingga fakta dibuka ke publik, sembari mengimbau warga tetap tenang dan tidak terprovokasi kabar yang belum terverifikasi. (Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow













