Rekrutmen Bintara dan Tamtama untuk Tahun Anggaran 2026. Dok. TNI/ad.rekrutmen-tni.mil.id.
Publikbicara.com – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) resmi membuka rekrutmen Bintara dan Tamtama untuk Tahun Anggaran 2026. Pendaftaran daring dimulai sejak 8 Januari 2026 dan akan ditutup sewaktu-waktu apabila kuota pendaftar telah terpenuhi.
Berdasarkan informasi dari laman resmi rekrutmen TNI AD, proses pendaftaran dilakukan secara online melalui situs ad.rekrutmen-tni.mil.id. Panitia mengingatkan bahwa penutupan pendaftaran tidak akan diumumkan terlebih dahulu, sehingga masyarakat yang berminat diimbau segera mendaftarkan diri.
Validasi peserta dijadwalkan mulai 15 Januari 2026, dengan sistem penutupan yang sama, yakni mengikuti kuota yang tersedia. Informasi terbaru terkait rekrutmen dapat dipantau melalui akun resmi TikTok @panpustniad.
Terbuka untuk Lulusan SMA hingga Sarjana
Rekrutmen ini terbuka bagi pria dan wanita Warga Negara Indonesia dengan latar belakang pendidikan minimal SMA/SMK sederajat hingga S1. Peserta harus memenuhi syarat usia paling rendah 17 tahun 10 bulan dan paling tinggi 24 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama yang direncanakan pada 26 Maret 2026.
Selain itu, calon prajurit diwajibkan sehat jasmani dan rohani, tidak berkacamata, tidak memiliki catatan kriminal, serta memiliki tinggi badan minimal 163 cm dengan berat badan proporsional.
Belum Menikah dan Siap Ikatan Dinas 10 Tahun
Salah satu ketentuan penting adalah calon peserta belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan pertama hingga dua tahun setelah lulus. Mereka juga harus bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) minimal 10 tahun serta siap ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Persyaratan Tambahan dan Prestasi
Peserta diwajibkan membawa surat persetujuan orang tua atau wali, memiliki kartu BPJS/KIS aktif, serta tidak memiliki tato dan tindik (kecuali karena adat). TNI AD juga menegaskan komitmen bebas praktik KKN dalam seluruh tahapan seleksi.
Bagi calon yang memiliki prestasi tingkat nasional dengan kategori juara 1, 2, atau 3, sertifikat prestasi dapat menjadi nilai tambah dalam proses seleksi.
Tahapan Pendaftaran
Setelah mendaftar secara online, calon peserta diwajibkan mencetak formulir pendaftaran, blanko dinas, blanko rikmin, serta blanko riwayat hidup, kemudian mendatangi Ajendam atau Ajenrem terdekat untuk proses lanjutan.
Dengan dibukanya rekrutmen ini, TNI AD kembali mengajak putra-putri terbaik bangsa untuk mengabdikan diri sebagai garda terdepan pertahanan negara.
Persyaratan Tambahan dan Prestasi
Peserta diwajibkan membawa surat persetujuan orang tua atau wali, memiliki kartu BPJS/KIS aktif, serta tidak memiliki tato dan tindik (kecuali karena adat). TNI AD juga menegaskan komitmen bebas praktik KKN dalam seluruh tahapan seleksi.
Bagi calon yang memiliki prestasi tingkat nasional dengan kategori juara 1, 2, atau 3, sertifikat prestasi dapat menjadi nilai tambah dalam proses seleksi. (Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow













