Beranda Daerah Aklamasi, Muhamad Ramadan Resmi Pimpin KNPI Leuwisadeng

Aklamasi, Muhamad Ramadan Resmi Pimpin KNPI Leuwisadeng

Suasana Muscam KNPI Leuwisadeng.

Publikbicara.com – Musyawarah Pemilihan Ketua DPK KNPI Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, berlangsung khidmat dan lancar di Aula Yayasan Pondok Pesantren Ash-Habul-Aziziyyah Islamic Boarding School, Desa Sadeng, Jumat (2/1/2026). Dalam forum tersebut, Muhamad Ramadan ditetapkan sebagai Ketua DPK KNPI Leuwisadeng melalui mekanisme aklamasi.

Penetapan aklamasi dilakukan karena hanya terdapat satu calon yang mendaftar sebagai kandidat ketua. Sebanyak 32 organisasi kepemudaan (OKP) dari total 45 OKP di Kecamatan Leuwisadeng hadir dan menyatakan dukungannya dalam forum musyawarah tersebut.

Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) KNPI Leuwisadeng, Yudha Lesmana, menyebut pemilihan ini sebagai momentum penting bagi keberlanjutan organisasi kepemudaan di tingkat kecamatan.

“Ini menjadi momentum sakral karena dihadiri para ketua OKP tingkat kecamatan hingga kabupaten. Harapannya, kepemimpinan baru mampu membawa KNPI Leuwisadeng lebih maju,” ungkap Yudha seusai acara.

Usai ditetapkan sebagai ketua, Muhamad Ramadan menyatakan kesiapannya mengemban amanah dan berkomitmen mengabdikan diri untuk penguatan peran pemuda di wilayah Leuwisadeng.

Di tempat yang sama, Ketua Organizing Committee (OC) yang akrab disapa Bang Isun mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan, sehingga proses pemilihan berjalan tertib dan tanpa ekses.

Dengan kepemimpinan baru ini, KNPI Leuwisadeng diharapkan semakin aktif mendorong partisipasi pemuda dalam pembangunan sosial, kepemudaan, dan kemasyarakatan di wilayah Kecamatan Leuwisadeng.(Red).

READ  Pemkab Bogor Lakukan Pendataan Bangunan Pesantren, Tindak Lanjuti Instruksi Presiden Prabowo

Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow

Artikulli paraprakGercep Awal Tahun, Bupati Bogor Aktifkan Dinas Pertanahan dan Dinas Kebudayaan
Artikulli tjetërCuaca Bersahabat, Arus Penyeberangan Merak Menuju Sumatera Masih Terkendali